Aksi yang dilakukan ratusan kader dan simpatisan PKS@Rahmat Mashudi Pratoga/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Ratusan kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Malang Raya merespons pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Israel ke Yerussalem dengan aksi simpatik aksi bela Palestina di Bundaran Tugu, Kota Malang, Jumat (11/5).

Dalam aksinya, mereka membacakan penyatakan sikap sebagai berikut:

Baca Juga: 7 Festival Kuliner Paling Unik dari Berbagai Belahan Dunia

1. Mengutuk keras keputusan Pemerintahan Trump yang tetap mengabaikan Keputusan Majelis Umum PBB sehingga menurunkan kredibilitas PBB sebagai lembaga pemelihara perdamaian dunia. Langkah ini telah mencoreng dan merusak tatanan hubungan internasional dan berpotensi menimbulkan konflik baru di kawasan Timur Tengah. Karena itu, PKS menuntut keras Pemerintahan Trump untuk mendengar aspirasi masyarakat Internasional dengan segera membatalkan rencana pemindahan kedutaan besarnya.

2. Mengharapkan kepada PBB untuk segera menyikapi arogansi Pemerintahan Trump dalam keputusan pemindahan kedutaan besarnya, mengingat mayoritas anggota PBB telah menolak pada voting tanggal 21 Desember 2017 termasuk di antaranya 4 negara yang memiliki hak veto.

Baca Juga: Gitaris Legendaris Toto Tewel, Kenalkan Album Baru di Kota Kelahirana

3. Mendukung usaha Pemerintah Republik Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan hak penguasaan atas kota Yerusalem (Al-Quds) sebagal Ibukota Palestina. PKS juga mengharapkan adanya peran diplomasi yang optimal untuk mengajak negara-negara internasional dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

4. Mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk melakukan aksi nyata terhadap keputusan Pemerintahan Trump terkait Yerusalem (Al-Quds), berupa (1) penyebaran informasi sesungguhnya tentang kebiadaban Zionis Israel dan penderitaan rakyat Palestina, (2) menyemarakkan edukasi terkait keistimewaan kota bersejarah Al-Quds, dan (3) melakukan gerakan sosiokultural yang serius (serius sosio cultural movement), seperti boikot produk Israel.

Korlap Aksi, Fuad Rahman mengatakan, keputusan sepihak Trump ini sangat disayangkan karena sejalan dengan arogansi tak berujung Israel dalam melakukan penghinaan, perampasan dan pendudukan terhadap kedaulatan Palestina.

Baca Juga: Pembunuhan Berantai, Pria Asal Pakisaji Akui Bunuh Tiga Orang dengan Racun

“Pernyataan Trump ini telah meningkatkan ekskalasi konflik antara Israel dan Palestina, diantaranya terlihat dalam tindakan-tindakan represif Israel terhadap warga Palestine termasuk dalam peristiwa “Great Return March”. Untuk itu kami menegaskan bahwa persoalan Yerusalem (Al-Quds) sebagai Ibukota Palestina tidak bisa ditawar-tawar, karena Al-Quds adalah ambang batas umat Islam di seluruh dunia,” tegas Fuad didampingi Ketua DPD Kota Ernanto Djoko Purnomo, Ketua DPD Kabupaten Ahmad Yus Zaini ST serta Ketua DPD Batu Adi Sayoga SE.


Reporter: Rahmat Mashudi Prayoga
Editor    : Endra Kurniawan