Sejumlah Barang Bukti Pil Yang Disita (dhimas)

MALANGTODAY.NET – Pengedar Pil Koplo di Kabupaten Malang, mengemas dalam bentuk bungkusan yang diberi label vitamin B1. Modus tersebut terungkap dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2017.

Pil tersebut dibungkus dengan aluminium voil berbagai warna dengan isi sebanyak enam biji di dalamnya. Salah satu pelaku mengaku tidak hanya mengedarkan pil tersebut, namun juga sebagai pemakai.

Polres Malang dalam operasi tersebut berhasil menyita sejumlah 8.331 butir pil koplo atau jenis pil doubel L. Sebanyak 26 orang tersangka diamankan.

“Kita berhasil melakukan penangkapan terhadap 26 tersangka dengan jumlah barang bukti sebanyak 8.331 butir pil koplo,” kata AKBP Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang, Kamis (16/02).

Tersangka mengaku per 10 butir pil dihargai Rp 10.000,-(Sepuluh Ribu Rupiah). Polisi menduga bahwa para tersangka mengedarkan pil koplo di kalangan pelajar SMP-SMA. Namun hal tersebut tidak diakui oleh para tersangka.

“Tidak dijual ke pelajar pak, jualnya ke teman di proyek,” kelit salah satu pengedar.

Beberapa pengedar yang tertangkap adalah mantan residivis di kasus yang sama. Seperti tidak kapok, selesai menjalani hukuman kembali lagi dengan perbuatannya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here