Pendukung Ganda Masih Banyak Ditemui Dalam Verifikasi KPU
Ketua KPU Kota Malang, M. Zainuddin (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Pendukung ganda untuk partai politik yang akan menjadi peserta dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2018 masih banyak ditemui di Kota Malang.

Dari hasil verifikasi yang telah dilakukan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat rata-rata kegandaan dari masing-masing partai politik (Parpol) berkisar antara 50 sampai 100 orang.

Namun setelah dilakukan verifikasi faktual, menurut Ketua KPU Kota Malang, Zainuddin, kegandaan tersebut dikarenakan faktor eksternal. Di mana nama yang bersangkutan ketika didatangi KPU, menyatakan diri sebagai bagian dari salah satu partai.

“Jadi ketika yang bersangkutan terdaftar pada partai A dan B, setelah diverifikasi faktual, menyatakan diri sebagai bagian dari salah satu partai dan yang satu akhirnya dicoret,” katanya pada wartawan belum lama ini.

Akibat kegandaan tersebut, alhasil ada beberapa partai yang menurutnya memiliki jumlah anggota yang di bawah ambang batas. Sehingga, parpol yang bersangkutan diminta untuk melakukan pembenahan terlebih dulu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

“Kami beri waktu dari 18 November sampai 1 Desember mendatang,” tambah pria berkacamata itu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, selain kegandaan, KPU juga sering menemui beberapa berkas yang tidak dapat dibaca seperti fotokopi data yang buram. Sehingga, membuat persyaratan dalam verifikasi administrasi menjadi tidak lolos.

Sementara dari 18 partai yang telah mendaftar ke KPU Kota Malang, menurutnya baru lima partai saja yang dinyatakan lolos.

Ke lima partai tersebut adalah Gerindra, Golongan Karya (Golkar), Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Di luar itu masih harus melakukan pembenahan,” pungkasnya. (Pit/Ans)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda