Pembangunan Jembatan Kedungkandang Akan Kembali Dikaji Pemkot Malang
Walikota Malang,M. Anton (tengah) didampingi Sekertaris Daerah Kota Malang, Wasto (kiri) dan Kepala Dinas PUPR Hadi Santoso (kanan). (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Pembangunan Jembatan Kedungkandang masih menjadi PR besar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Pasalnya, sampai saat ini masyarakat terus mendesak agar pembangunan jalan dilanjutkan. Namun, karena masih tersandung hukum, proses pembangunan pun terpaksa dihentikan cukup lama.

Walikota Malang, M. Anton mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah mengkaji urgensi pembangunan jembatan tersebut dengan berbagai elemen. Mulai dari elemen masyarakat sendiri maupun pakar hukum. Sehingga, kejelasan akan dapat diketahui setelah adanya pengkajian tersebut.

“Belum dianggarkan lagi, kan masih dalam proses hukum juga. Akan kita lihat nanti dan masih akan dikaji secepatnya,” kata pria yang akrab disapa Abah Anton itu pada wartawan, Rabu (25/10).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pembangunan jembatan Kedungkandang ataupun jembatan lain memang perlu menjadi perhatian. Karena Kota Malang sendiri saat ini semakin macet dan menjadi jujukan banyak wisatawan. Maka, salah satu upaya yang harus dimaksimalkan adalah mengoptimalkan pembangunan infrastruktur jalan.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kota Malang, Wasto menambahkan, Pemkot Malang masih akan mengumpulkan semua elemen yang berkaitan dengan pembangunan Jembatan Kedungkandang. Apabila ada solusi yang tepat, maka akan diupayakan proses perencanaan baru.

“Kalau memang bisa dibangun dengan sebuah catatan, maka akan kami upayakan untuk kembali dianggarkan. Memang ada urgensi dan desakan dari masyarakat, tapi jembatan tersebut juga masih dalam proses hukum,” tambah Wasto.

Senada, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Malang, Hadi Santoso menilai, pembangunan Jembatan Kedukandang sudah pasti akan kembali dikaji. Namun akan melihat kondisi terkini terlebih dulu. Ketika memungkinkan untuk kembali dianggarkan, maka pembangunan sudah pasti akan dilakukan kembali.

“Tapi untuk APBD 2018 sepertinya belum dianggarkan, karena masih akan dikaji,” tutup pria yang akrab disapa Sony itu. (Pit/Ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda