Potongan gambar dari rekaman CCTV atas aksi gendam di toko jilbab Tanabang, Jalan Bungur 17A, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (27/12/2018) sore @MalangTODAY.net / Andika Fajar
Potongan gambar dari rekaman CCTV atas aksi gendam di toko jilbab Tanabang, Jalan Bungur 17A, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (27/12/2018) sore @MalangTODAY.net / Andika Fajar

MALANGTODAY.NET Tindak kriminalitas oleh pelaku gendam kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini salah satu pegawai toko jilbab Tanabang di Jalan Bungur 17A, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, menjadi korbannya. Aksi gendam itupun sempat terekam kamera CCTV toko.

Rocky Anggono selaku pemilik Tanabang menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 08:00 pagi. Karyawannya yang menjadi korban gendam bernama Utami atau biasa dipanggil Uut (26), warga Gadang, Kecamatan Sukun ketika hendak membuka toko.

“Waktu baru buka gerbang, pegawai saya ini didatangi pria itu. Awalnya hanya tanya-tanya, beli baju dan jilbab, katanya untuk mertuanya,” kata Rocky Kamis (27/12/2018) sore.

Rocky menjelaskan karyawannya didatangi pria tersebut dengan beralasan hendak membeli jilbab. Selang beberapa menit kemudian, ada pembeli lain yang datang ke toko tersebut. Sewaktu ada pembeli lain, pelaku keluar sambil terlihat menelopon seseorang.

Setelah pembeli itu pergi, pelaku kembali masuk toko dan menghampiri Uut. Kemudian entah bagaimana caranya, pelaku mengajak ngobrol Uut dan berhasil menggendam kalung dan cincin emas yang kala itu tengah dipakai Uut. Pelaku tersebut meminta Uut memasukkan perhiasan tersebut ke sebuah tas kresek.

“Saya merasa biasa aja waktu itu, saya juga sadar waktu memberikan kalung dan cincin yang aku pakai kepada pria itu,” ujar Uut.

Beberapa saat kemudian Uut sadar jika cincin dan kalungnya ternyata sudah hilang. Dia pun langsung melaporkan peristiwa ini kepada pemilik toko.

Dari pantauan kamera CCTV yang sempat merekam aksi tersebut, pelaku datang ke toko dengan mengendarai motor matic, berjaket hitam, dan menggunakan helm saat melancarkan aksinya. Terlihat pula ciri-ciri pria tersebut memiliki tinggi sekitar 168 sentimeter. “Kulitnya hitam, dan wajahnya seperti orang berusia sekitar 45 tahun,” imbuh Rocky.

Atas kejadian ini kerugian yang dialami karyawan toko tersebut dari perhiasan miliknya yang raib senilai kurang lebih Rp 8 juta. Kasus dugaan gendam inipun telah dilaporkan ke pihak kepolisian kota Malang dan kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, guna mengungkap pelaku gendam yang meresahkan masyarakat ini.


Penulis: Andika Fajar
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.