Peduli Prilaku Amoral di Sekolah, Wali Kota Malang Tenangkan Wali Murid
Wali Kota Malang Sutiaji dalam kunjungan ke SDN Kauman 3 (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Beredar kasus pencabulan yang dilakukan oleh guru berinisial IM di SDN Kauman 3 Kota Malang, Wali Kota Malang, H. Sutiaji terjun langsung ke lapangan untuk mengklarifikasi berita tersebut.

Hal ini disambut baik Kepala sekolah SDN Kauman 3 Kota Malang, Irana Rosemaria. Dia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan kasus ini kepada Dinas Pendidikan Kota Malang.

“Kalau sekolah sudah menyelesaikan secara prosedural. Sudah saya jelaskan ke atasan saya,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, H. Sutiaji, melakukan klarifikasi terkait kasus tersebut. Pihaknya menjamin kepada wali murid untuk tidak ragu lagi bahwa pemerintah akan bertindak secara proporsional.

“Ketika ada masalah, kami sudah ada PP 53 tahun 2010, jadi itu yang kami terapkan,” ujarnya saat ditemui di SDN Kauman 3 Kota Malang, Senin (11/2/2019).

Pak Aji, sapaan akrabnya, memerintahkan kepada Kepala Sekolah SDN Kauman 3 beserta Dinas Pendidikan Kota Malang untuk segera mengumpulkan wali murid. Selain agar masalah ini tidak terjadi lagi, juga tidak menganggu proses belajar di sekolah dan yang terpenting terkait psikologi anak.

“Jaminan rasa aman dan nyaman bukan saja harus diterima oleh wali murid SDN Kauman 3, namun juga kepada seluruh wali murid yang anaknya bersekolah di Kota Malang,” ujarnya.

Untuk menjamin keamanan tersebut, pria nomor wahid se Pemkot Malang ini menganjurkan untuk memasang CCTV agar mobilitas di sekolahan bisa terpantau.

“Ya, nanti, kan, ke depan akan ada acc itu (terkait pemasangan CCTV); di tempat-tempat yang sehingga membuat orang-orang yang ingin berbuat tidak sesuai dengan norma, bisa terkontrol,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang, Totok Kasianto menjelaskan bahwa yang bersangkutan (guru) sudah dilakukan pembinaan dan akan terus dipantau.

“Posisinya sekarang kita lakukan pembinaan di kantor pengawasan dinas sampai selesai. Sampai kapan itu nanti kita lihat dulu,” ujarnya. (BAS/KIS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.