Ilustrasi PKL @Malangtoday/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Tenes pada Minggu (5/3) dipastikan tidak lagi boleh berjualan. Pasalnya, area tersebut ditertibkan sebagai tempat bebas berjualan.

Kepala Disbudpar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, larangan tersebut dilakukan dengan menggandeng sejumlah instansi, terkait dengan banyaknya keluhan yang masuk dari pedagang Wisata Belanja Tugu (WBT).

Pedagang resmi WBT yang menempati area parkir atau luar Stadion Gajayana berjumlah 454 orang. Sementara di luar daftar itu, ternyata setiap minggu pagi ada pedagang lain yang juga beraktivitas dan dirasa mengganggu para pedagang resmi.

“Selain keluhan dari pedagang resmi karena menurunnya omset, area jalan Tenes ini kan sebenarnya harus steril dari PKL jika mengacu pada Perwal,” katanya, Sabtu (4/3).

Tidak kurang dari 200 PKL yang menurutnya berjualan di jalan tersebut. Mereka berjualan setiap hari minggu dengan jenis dan komoditi yang tak jauh berbeda dengan yang dijual oleh para pedagang resmi WBT. Sehingga menimbulkan keberatan dari para pedagang.

“Akan ada dua posko di Jalan Semeru dan Jalan Tenes serta pertigaan yang mempertemukan Jalan Kawi dan Jalan Tenes, dan melarang PKL berjualan,” pungkas perempuan berambut panjang ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here