Pedagang Merjosari Kembali Mengadu ke Dewan, Kenapa Lagi?
Pedagang Pasar Merjosari @Malangtoday

MALANGTODAY.NET – Puluhan pedagang Merjosari kembali mendatangi gedung DPRD Kota Malang. Mereka mengadu, karena merasa ada tindakan yang tidak sesuai kesepakatan telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Sugiharto yang menemui pedagang mengatakan, kedatangan pedagang memang untuk mempertanyakan sikap pemerintah yang telah membongkar sebagian bangunan pasar. Padahal, dalam kesepakatan sebelumnya pembongkaran hanya boleh dilakukan pada lapak yang telah ditinggalkan pedagang ke Pasar Terpadu Dinoyo (PTD).

“Kalau dari foto yang ditunjukkan, memang ada bangunan yang dihancurkan,” katanya, Kamis (20/4).

Menurutnya, apabila langkah yang diambil pemerintah kota tersebut menyalahi aturan, maka ia pun sangat menyayangkannya. Sehingga, pihak dewan pun memilih untuk kembali berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahuinya lebih lanjut.

Dia juga menyampaikan, dalam kesepakatan terakhir yang dilakukan bersama pedagang, pembongkaran terhadap kios yang telah ditinggalkan pedagang berlangsung sampai 27 April. Namun apabila sampai pada tanggal yang ditetapkan ada pedagang yang belum pindah, maka akan diambil langkah lain.

“Langkah apa yang akan diambil nanti, kan masih akan kami bicarakan lagi,” jelasnya.

Sehingga, lanjutnya, dia pun mengupayakan agar proses pembongkaran terhadap lapak yang belum ditinggalkan tidak dilakukan. Terlepas itu berkaitan dengan pedagang ataupun PKL.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here