PTD Belum Kantongi SLF, Pemkot Malang Tak Dapat Terlalu Memaksa
Potret Pasar Terpadu Dinoyo, yang sampai sekarang belum kantongi sertifikat laik fungsi (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Pasar Terpadu Dinoyo (PTD) Kota Malang sejak beberapa minggu terakhir memang sudah mulai diisi kembali oleh beberapa pedagang. Namun mayoritas lapak masih terlihat sepi tak berpenghuni. Akibatnya, aktivitas jual beli pun tak seramai di pasar penampungan Merjosari

Salah seorang pedagang, Sulik mengatakan, ia sudah pindah sejak satu minggu terakhir. Namun pembeli tak seramai di Pasar Merjosari, tidak lebih dari 25 persen konsumen yang datang setiap harinya.

“Kalau sudah pindah ke sini semua pasti ya ramai,” katanya, Selasa (18/4).

Meskipun aktivitas belum seramai di Pasar Merjosari, menurutnya beberapa pedagang sudah pindah. Barang-barang pun sudah ditata di masing-masing bedak. Hanya saja, mereka memilih untuk tidak beroperasi terlebih dulu.

“Pedagang kan masih menunggu, maunya rame-rame pindahnya,” tambah perempuan berhijab ini.

Dia juga menyampaiakan, lapak yang ia tempati saat ini memiliki luas yang sama dengan tempatnya berjualan di Merjosari sebelumnya. Sehingga ia pun tidak mempermasalhakannya. Begitu juga dengan sirkulasi udara yang menurutnya tidak ada kendala.

“Tapi ini belum semua pindah ya, jadi dingin-dingin aja. Nggak tahu kalau nanti pindah ke sini semua,” tutup perempuan yang sudah berjualan lebih dari 25 tahun itu