Pasar Senggol Gagal Terealisasi di 2016, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi pasar kuliner @YouTube

MALANGTODAY.NET – Pasar senggol, atau pasar khusus kuliner yang belum lama ini digembor-gemborkan oleh Pemerintah Kota Malang nampaknya belum juga terwujud. Pasalnya, sempat terjadi kesalahan penganggaran yang menyebabkan realisasi pembangunan pasar harus diundur.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, realisasi Pasar Senggol terpaksa ditunda karena adanya perubahan nomenklatur anggaran. Sehingga pemerintah pusat menyarankan agar tidak dilaksanakan dulu sebelum ada pembenahan.

“Jadi sempat ada kesalahan dalam sumber anggaran. Seharusnya Pasar Senggol mengguanakan APBD dan Malang Might Market pakai DAK, itu ada miss dan Pasar Senggol diajukan di DAK,” katanya pada Wartawan belum lama ini.

Sehingga, lanjutnya, konsep Pasar Senggol tidak diperbolehkan sesuai aturan dari pusat. Pengajuan yang diperbolehkan di DAK hanya bisa sebatas pengadaan pernak-pernik penunjang kawasan wisata saja.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan, Pasar Senggol masih akan terus diajukan dalam PAK tahun ini. Sedangkan anggaran yang diajukan sama seperti sebelumnya senilai Rp 1,2 Miliar, dan berada di Jl. Sutan Sjahrir. Masih satu kawasan dengan Malang Night Market yang saat kni sudah berjalan dengan bagus.

“Semoga kita dapat kejelasan dana di PAK, dan dapat berlanjut,” tambahnya.

Pasar Senggol sendiri sebelumnya direncanankan launching pada Desember 2016. Targetnya, dapat lebih meningkatkan destinasi wisata kuliner halal. Selain itu juga dapat mengakomodir para pengusaha kuliner di Kota Malang.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here