Pasar Ramadan Soehat Masih Taraf Evaluasi
Aktivitas berjualan di Pasar Ramadan Soehat (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Pasar Ramadan di Jl. Soekarno Hatta yang sempat meresahkan masyarakat kali ini masih dalam taraf evaluasi. Karena meskipun pelaksanaan di tahun ini berbeda hanya dengan menggunakan satu sisi dan tidak menyebabkan kemacetan yang parah, namun pemerintah Kota Malang masih mengimbau agar penjual tetap memperhatikan peraturan yang telah dibuat. Sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Walikota Malang, Moch. Anton mengatakan, Jl. Soekarno merupakan salah satu jalur paling krusial karena penghubung kota. Ke depan, diharapkan aktivitas jual beli yang selalu dilakukan selama Ramadan itu dapat dipindah ke lahan yang lebih baik lagi.

“Kalau bisa kita akan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi untuk menggunakan Taman Krida sebagai area berjualan. Karena menggunakan jalan nggak hanya macet tapi juga kumuh ya,” katanya pada Wartawan belum lama ini.

Menurut pria yang akrab disapa Abah ini, tidak ada larangan sama sekali bagi masyarakat yang ingin mengais rizki dengan berjualan takjil. Dia hanya menekankan agar para penjual tetap menjaga kebersihan dan memperhatikan setiap imbauan yang dikeluarkan.

“Bahkan kami memberi ruang dengan tanpa menarik retribusi. Mereka hanya membayar pemasangan tenda dan kebersihan saja,” tambahnya.

Tak hanya di Soehat, Pasar Takjil di kawasan Jl. Sulfat pun ternyata juga menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, aktivitas yang berada di pinggir jalan tersebut menutup sebagian jalan masuk ke beberapa ruko yang ada, dan membuat pemilik ruko keberatan

Menanggapi itu, Anton menyebutkan bahwa para pedagang harus tetap memperhatikan kepentingan umum. Sehingga tidak menimbulkan beberapa gesekan yang tidak diinginkan.

“Saya tekankan, ini tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintah. Karena kami hanya memberi ruang, dan jangan sekali-sekali memasang logo pemkot ya,” urainya sembari tersenyum. (Pit/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.