PAN Berambisi Jadikan Kadernya Sebagai Presiden di Pilpres Mendatang
Zulkifli Hasan @ Instagram.com/zul.hasan

MALANGTODAY.NET – Partai Amanat Nasional (PAN) berambisi menjadikan kadernya sebagai Presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan ke Kota Malang, Jumat (1/12).

“Belanda masih jauh, Presiden diharapkan tahun depan sudah siap,” katanya pada awak media ketika ditanya kesiapan partai, untuk mengusung kadernya sebagai Presiden dalam Pilpres mendatang.

Pria berkacamata itu lebih lanjut menyampaikan jika sebagai partai, setiap kader harus berjuang untuk menduduki setiap kursi eksekutif ataupun parlemen. Karena dengan begitu suara yang akan disampaikan dapat didengar atau bahkan bisa berakhir sebagai sebuah kebijakan.

Karena dengan sebuah kebijakan, menurutnya kesejahteraan masyarakat dapat dijaga. Fungsi sebagai tangan panjang masyarakat itulah yang terus ia dorong, untuk membuat para kadernya berjuang merebut kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), hingga eksekutif.

“Kalau nggak ada yang mewakili di dalam kita hanya akan sekedar teriak-teriak saja. Mangkanya, kita harus rebut itu kursi DPRD Kota atau Kabupaten, DPR RI, dan kepala daerah sampai kepala pemerintahan atau presiden,” ujarnya.

Untuk menuju cita-cita itu, Zulkifli pun meminta agar para kader lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Selalu aktif dalam kegiatan sosial dan setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

“Karena yang memiliki hak untuk memilih adalah masyarakat, buat apa dekat sama Ketua DPP tapi nggak dikenal masyarakat. Nggak akan terpilih nanti,” terangnya lagi.

Sementara, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur dan Pemilihan Waki Kota (Pilwali) Kota Malang, menurutnya PAN masih belum sepenuhnya menentukan sikap.

Untuk Pilwali Kota Malang, Zulkifli menyampaikan jika PAN sudah mantap mengusung Yaqud Ananda Gudban sebagai bakal calon Wali Kota Malang.

Baca Juga  PKB Tawarkan Syaifullah Yusuf ke PAN

Sementara untuk Pilkada Jawa Timur, lanjutnya, partai belum dapat memberi kepastian akan berlabuh memberi dukungan pada Khofifah atau Gus Ipul.

Pasalnya secara internal, menurutnya belum ada kader yang mau turun langsung untuk melawan dua nama tersebut.

“Minggu depan kita akan menentukan sikap akan merapat ke bu Khofifah atau Gus Ipul. Kan tinggal dua itu saja,” pungkas pria yang kini juga duduk sebagai ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu. (Pit/Ans)