Waspada! Oknum Tak Bertanggung Jawab Manfaatkan Kasus SMP Muhammadiyah 1
Pihak sekolah dan orang tua korban saat melakukan mediasi @yoga

MALANGTODAY.NET – Beberapa pihak memanfaatkan kasus kekerasan yang terjadi di SMP Muhammadiyah 1 beberapa waktu lalu untuk mencari keuntungan.

Oknum tak bertanggung jawab tersebut memanfaatkan nama Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Malang Kota, Ajun Komisaris Polisi Heru Dwi Purnomo untuk digunakan memeras pihak terlapor agar kasusnya segera terselesaikan.

“Saya dapat laporan kalau ada pihak yang mengaku suruhan saya untuk menghubungi pihak terlapor (guru berinisial R). Orang itu menghubungi terlapor dan pihak sekolah dengan meminta uang sebesar Rp 10 juta untuk membantu kasus yang saat ini sedang dialaminya,” ungkap Heru DP, Selasa (17/4).

Lanjut Heru, ia tidak pernah melakukan hal semacam itu. Jika memang ada orang yang mengaku-aku, bisa dipastikan bahwa orang tersebut hanya mencari keuntungan dengan memanfaatkan situasi yang ada.

Untuk itu, ia menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan modus yang mengatasnamakan anggota untuk menyelesaikan kasus dengan imbalan.

“Saya menghimbau agar masyarakat berhati – hati dan jangan mudah percaya dengan ulah orang yang mungkin bisa merugikan.” jelasnya

Sementara itu, kasus kekerasan terhadap MS (13) pelajar kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Kota Malang sendiri akan tetap dilakukan penyelidikan.

“Setiap kasus akan kami selidiki dengan se-obyektif mungkin dan tidak terpengaruh dengan apapun,” tambahnya.

Seperti diketahui, kasus tersebut diduga melibatkan empat kakak kelas korban dan seorang guru sebagai terlapor dalam kejadian seusai sholat dhuha berjamaah di sekolah pada Kamis lalu (6/4) lalu.

Akibatnya, korban masih trauma dan berniat untuk pindah sekolah  Pihak keluarga dan sekolah sempat bermediasi, namun belum ada titik temu hingga saat ini.(yog/zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here