OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pelaku Usaha Keuangan‬
Sukamto, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur (yoga)‬

MALANGTODAY.NET – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta para pelaku usaha keuangan seperti Perbankan, Pasar Modal, Asuransi dan Pembiayaan, untuk berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.‬

‪Hal ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi adanya pengangguran.‬

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Sukamto menyampaikan kepada 170 pelaku usaha jasa keuangan yang mengikuti sosialisasi di Ijen Suites Hotel Malang, Selasa (14/02) siang.‬

‪”Kami ingin mendorong kontribusi pelaku jasa keuangan untuk fokus mengurangi kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat. Tentunya juga pemerataan pendapatan masyarakat,” kata Sukamto., Selasa (14/02) siang.‬

‪Seperti diketahui, OJK telah melakukan berbagaia inisiatif strategis dalam memperluas akses keuangan masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk diterapkan di masing-masing daerah.‬

‪Di antaranya dengan mengoptimalkan program yang telah digagas antara Pemerintah, Bank Indonesia dan Jasa Keuangan. Perluasan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini masih fokus di Pulau Jawa. Mengoptimalkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang saat ini masih terbentuk 45 tim.‬

Di samping itu, model pembiayaan teknologi finansial juga diperlukan untuk memperluas akses keuangan. OJK juga akan mendorong perbankan untuk menyalurkan kredit ke sektor yang produktif, seperti pertanian dan perdagangan yang tentunya akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi.‬

‪Pihaknya juga akan mengoptimalkan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk pembangunan daerah dan meningkatkan peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan ekonomi jangka panjang.‬

‪”Sebagian besar exposure kredit BPD saat ini masih didominasi kredit konsumtif, OJK akan mendorong kerjasama antara BPD dengan bank-bank BUMN serta perusahaan penjaminan daerah. Selain itu OJK juga menargetkan 21 Emiten baru untuk melakukan penawaran umum perdana dan 60 Emiten existing melakukan fund raising,” ungkapnya.

Berikan tanggapan Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here