Tak Hanya Siswa, Lokasi Bolos Bakal Ditindak Tegas Satpol PP
Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (KUKM) Satpol PP, R. Dandung J

MALANGTODAY.NET – Terhitung Senin (6/3), sebanyak 17 Titik rawan macet Kota Malang akan dijaga petugas gabungan. Petugas gabungan yang terdiri atas Dinas Perhubungan (Dishub), Sapol PP dan Kepolisian akan melakukan pengamanan lebih ketat pada titik rawan macet.

Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan kelancaran arus lalu lintas yang sering terganggu oleh parkir sembarangan dan pedagang asongan yang berjualan di bahu jalan. Aktivitas mereka sering mengganggu arus lalu lintas pada jam-jam tertentu.

“Operasi gabungan ini akan dilakukan setiap pagi hari, dengan melibatkan petugas satu orang dari Dinas Perhubungan, dua dari Satpol PP, dan satu dari Kepolisian,” terang Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Sabtu (4/3).

Menurutnya, 17 titik simpul yang menjadi perhatian di antaranya Pasar Induk Gadang, Jalan Brantas, simpang tiga Stasiun Kota Baru, simpang empat ITN, simpang empat Jalan Bandung dan Jalan Bogor.

Petugas juga disiagakan di simpang empat Rajabali, simpang tiga Hotel Trio Indah, simpang empat Jalan LA Sucipto, simpang lima Bunul, simpang empat Plaosan, lampu merah Fly Over, simpang tiga Jalan Ahmad Yani, simpang tiga Jalan Sarangan, dan Jalan Kaliurang.

Petugas tersebut akan membantu masyarakat sesuai tugas masing-masing. Dicontohkannya, untuk penertiban pedagang dilakukan Satpol PP. Sehingga apabila ada pedagang yang mengganggu aktivitas di jalan, maka Satpol PP yang langsung bertindak.

“Karena pengalaman sebelumnya, ketika ditertibkan Dishub pedagang itu nggak mau, dan merasa kalau penertiban pedagang bukan kewajiban Dishub,” urainya sembari tertawa.

Selain itu, menurut Dandung berbagai tindakan persuasif akan terus dilakukan. Karena kesadaran masyarakat itu jauh lebih penting, kendati memang tidak mudah dilakukan.

Sejumlah langkah juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan lain.

“Sementara waktu, kegiatan operasi gabungan ini akan dilakukan tiga kali dalam seminggu,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here