Moratorium PNS, Pemkot Malang Masih Terus Rekrut Tenaga Kontrak
Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Muhamad Arief Wibisono @MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Semenjak adanya moratorium terhadap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2015 lalu, beberapa daerah di Indonesia memilih mempekerjakan tenaga kontrak.

Langkah ini tetap diambil, meskipun ada peraturan yang melarang perekrutan tersebut. Alasannya, karena masing-masing SKPD membutuhkan tenaga tambahan yang sifatnya mendesak.

Beberapa SKPD Kota Malang pun memilih perekrutan sistem kontrak ini. Awal 2017, tercatat lebih dari 200 tenaga kontrak baru yang berada dilingkungan kerja pemerintah Kota Malang.

Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Muhamad Arief Wibisono mengatakan, perekrutan yang dilakukan tersebut atas kebijakan dari masing-masing SKPD. Setiap ketentuan yang diterapkan, mulai dari lama waktu hingga besaran gaji pun sepenuhnya menjadi tanggung jawab setiap SKPD.

“Karena berdasarkan peraturan, perekrutan tersebut tidak diperbolehkan, dan kami menyarankan agar setiap langkah yang diambil itu sesuai kebutuhan dan lebih berhati-hati,” terangnya pada Awak Media belum lama ini.

Menurutnya, pihak BKD sudah melarang adanya perekrutan tersebut. Namun karena kebutuhan sangat mendesak, maka beberapa SKPD pun harus mengeluarkan kebijakan sendiri. Sebab memang tidak bisa dipungkiri ada beberapa kegiatan yang butuh tenaga ekstra.

“Seperti Satpol PP misalnya, yang butuh mengerahkan banyak tenaga,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here