Muhadjir Effendi: Jangan Gunakan Medsos untuk Merusak NKRI
Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy (pipit)

MALANGTODAY.NET – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP menegaskan agar gerakan revolusi mental yang selama ini digaungkan oleh Presiden Joko Widodo dapat tumbuh subur dan berkembang dalam lingkungan kampus.

Hal ini disampaikan olehnya ketika menghadiri acara wisuda ke-85 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode III tahun 2017. Kepada kurang lebih 1.740 wisudawan-wisudawati, Muhadjir sampaikan bahwa revolusi mental yang telah dibangun di UMM melalui semboyan Muhammadiyah untuk bangsa tetap terus dilakukan oleh mereka.

“Kampus harus menjadi pionir dalam gerakan revolusi mental. Revolusi mental harus tumbuh di lingkungan kampus, karena ini (kampus) adalah tempat produksinya generasi bangsa,” kata Muhadjir.

Lebih jauh lagi, saat ditemui oleh wartawan mantan rektor UMM ini juga menyampaikan bahwa gerakan revolusi mental yang telah dibangun tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sebuah gerakan simbolik belaka, melainkan gerakan tersebut harus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat.

“Presiden telah memerintahkan agar revolusi mental tidak hanya menjadi gerakan simbolik, melihat persoalan kita yang begitu besar, sehingga revolusi mental harus menjadi inheren dalam masyarakat,” ucapnya.

Senada dengan Mendikbud, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo selaku Menteri Sekertaris Kabinet Republik Indonesia yang juga hadir dalam acara wisuda tersebut juga berpesan kepada para wisudawan agar selalu produktif dalam berkarir, jangan selalu menunggu bantuan pemerintah karena pemerintah memiliki persoalan lain yang lebih besar.

“Saya tegaskan bahwa setelah keluar dari sini, kalian adalah seorang sarjana. Ingatlah, lakukan yang terbaik untuk bangsa, jangan selalu menunggu dan bertanya apa yang akan pemerintah berikan buat kalian, tetapi manfaatkan itu sebagai upaya kalian dalam membangun bangsa dan negeri ini,” kata Pramono Anung mengakhiri sambutannya. (Pit/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.