Menawan Mulai Serius Pandang Masalah Banjir di Kota Malang
Achmad Wanedi ketika mulai meninjau lokasi demi mengatasi masalah banjir @MalangTODAY/Choirul Anwar

MALANGTODAY.NET – Tanggap terhadap banjir, Calon Wakil Walikota Malang dari Pasangan nomor urut satu -Menawan- Achmad Wanedi mengungkapkan akan memperbanyak sumur serapan air di setiap kelurahan.

Upaya untuk memperbanyak sumur resapan air ini disampaikannya ketika menyambangi warga di kelurahan Samaan kecamatan Klojen.

Baca Juga: Angin Kencang Terjang Ngadirejo, 4 Rumah Warga Rusak

“Kota Malang harus punya banyak Sumur resapan,” kata Wanedi

Dengan letak geografis Kota Malang seharusnya masalah banjir dan ketersediaan air bukanlah menjadi hal yang krusial bagi warga. “Kita ditempat ketinggian, kok malah terkena banjir? Ini kan lucu,” jelasnya.

Tidak hanya itu, wilayah kelurahan Samaan adalah salah satu tempat yang sumur resapan airnya sangat kurang dan bahkan tidak tersedia sama sekali. Edi Saswito salah satu warga di RW 06 mengungkapkan bahwa di wilayahnya sama sekali tidak memiliki sumur resapan air.

Baca Juga: Anggota Dewan Sayangkan Pemecatan Sepihak Komite SMPN 4 Kepanjen

“Gak ada mas, gak dibangun (sumur resapan) hanya jalan saja yang diperbaiki,” kata Saswito.

Menanggapi hal tersebut politikus partai berlambang kepala banteng ini menjelaskan bahwa pembangunan ataupun penataan suatu wilayah harus memperhatikan dampak pada lingkungan.

“Seharusnya harus ada AMDAL-nya, jangan sampai tempat yang dibangun sudah indah tapi saat hujan malah dipenuhi air,” pungkas Wanedi

Baca Juga: Rebut Tiket Final, Arema FC Beberkan Kunci Kemenangan Dari Persebaya

Mengenai jumlah pembangunan sumur resapan, menurutnya akan dilakukan berdasarkan kebutuhan warga. Sehingga dirinya tidak menentukan secara pasti berapa banyak sumur resapan yang akan dibangun di setiap kelurahan.

“Itukan nanti akan kita data dulu wilayah mana saja yang harus dibangun sumur resapan, sehingga pembangunan kita adalah berdasarkan kebutuhan warga bukan keinginan pemerintah,” terangnya.

Loading...