Wakil Rektor I, Prof. Kusmartono saat ditemui wartawan mengatakan (Sem)

MALANGTODAY.NET – Penerimaan mahasiswa baru Universitas Brawijaya dari waktu ke waktu mengalami perbaikan yang signifikan. Dari lonjakan 16.000 orang di tahun 2013, kemudian menurun setiap tahunnya hingga tahun ini.

Wakil Rektor I, Prof. Kusmartono saat ditemui wartawan mengatakan bahwa penerimaan yang semakin hari semakin menurun ini dengan tujuan untuk penjaminan mutu pendidikan.

“Fokus kita saat ini buian pada kuantitatif (jumlah mahasiswa) tetapi pada jaminan mutu kualitas mahasiswa”, katanya, saat ditemui MalangTODAY di ruangannya.

Ia juga mengatakan bahwa jumlah mahasiswa yang diterima oleh UB ditahun 2017 adalah sebanyak 10.000 orang, yang disaring dari beberapa jalur penerimaan yakni SNMPTN, SBMPTN, serta jalur mandiri.

“Untuk jalur SNMPTN, UB beri kuota sebanyak 30%, SBM 40% dan mandiri 30% juga”, paparnya.

Pihak UB juga mengaku bahwa jumlah pendaftar yang diterima untuk jalur SBMPTN saat ini adalah sebanyak 4.176 orang. “Dari jumlah ini, peminat IPA yang diterima sebanyak 1.548 orang, dan peminat IPS sebanyak 2.628. Sehingga totalnya 4.176”, ujarnya lagi.

Untuk keketatan seleksi, menurutnya UB masih kalah jauh dengan kampus lain seperti UI ataupun UGM. “Urutan keketatan seleksi, UB berada pada posisi 21”, ucapnya lagi.

Selain itu mengenai jumlah peserta SBMPTN yang mendaftar di UB, Humas UB, Pranatalia Pratiwi mengatakan bahwa ada sekitar 90 ribu lebih atau tepatnya 91.652 orang.

“Kuota SBMPTN UB itu hanya sekitar 4 ribu orang, sehingga mereka yang telah diterima di UB, satu orangnya telah mengalahkan 21 orang”, katanya kepada MalangTODAY. (Sem/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.