Konferensi Pers Malang 105 Unity In Harmony di Stadion Gajayana @ArbiMalangTODAYnet
Konferensi Pers Malang 105 Unity In Harmony di Stadion Gajayana @Arbi/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Peringati Ulang Tahun ke-105 Kota Malang, para pegiat musik dan seniman se-Kota Malang gelar event bertitel 105 Unity in Harmoni pada Rabu, (10/04/2019) di Stadion Gajayana. Acara ini merupakan event kolosal atau mass player untuk menggugah animo publik Malang Raya sehingga semakin bersatu dalam rasa kebersamaan.

Ketua komite kebudayaan Kota Malang (K3M) Jatmiko Adi menungkapkan event ini menonjolkan sinergitas dan kebersamaan. Baginya, meskipun tak punya dana sepeser pun, namun kegiatan ini tetap berjalan. Sebab yang mau dijunjung tinggi adalah nilai kebersamaan.

“Kebersamaan merupakan hal penting untuk membangun Kota Malang. Bukan individual,” ungkapnya dalam konferensi pers Selasa (9/4/2019) sore di Stadion Gajayana.

Lebih daripada itu ia menuturkan saat ini ada krisis kebersamaan. Oleh karena itu, lewat event seperti ini akan memangkas krisis tersebut.

“Sinergitas dan kerjasama dari masing-masing komunitas yang terlibat ini sungguh-sungguh mewarnai kebersamaan. Dan ini yang akan ditunjukkan kepada masyarakat kota Malang dan dunia bahwa di Malang ada peristiwa historis semacam ini,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Malang Sound Comunity (MSC) Zam Zam Damayanto menjelaskan event ini diadakan sebagai wujud cinta terhadap kota Malang. Sebab, momennya bertepatan dengan HUT Kota Malang ke-105.

“Untuk tahun ini konten-konten budaya yang banyak digiatkan. Yang kita utamakan adalah kebersamaan. Demi mewujudkan sebuah harmoni yang bisa dinikmati. Nanti kita ada perform 104 vendor sound yang bunyi bersamaan,” tuturnya.

“Kami berharap media mau menyampaikan ke publik akan potensi yang ada di kota malang,” lanjutnya.

Senada dengan hal tersebut Komisioner KPU Kota Malang Ashari menyebutkan
bahwa event ini memang kerjasama bagian musik Kota Malang dengan KPU. Dan event ini bersamaan dengan Pemilu 2019.

Selanjutnya ia mengungkapkan event musik ini ditargetkan 15.000 penonton dan yang akan hadir sebanyak 6000 penonton. Karena bersamaan dengan pemilu, tambahnya maka akan dilakukan sosialisasi Pemilu 2019.

“Dengan jumlah penonton yang banyak kita akan menampilkan 4 screen besar. Di luar stadion ada dua, di dalam 4. Dan akan ditampilkan video pemilu,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan KPU pasti merangkul komunitas ini. Sebab mottonya adalah kebersamaan. Acara ini pun akan ditampilan kepada penoton bahwa tanpa sepeser pun bisa melakukan event besar yang spektakular.

“Ada sejarah yang akan diukir tentang kebersamaan ini. Dan soal pemilu pun harus didasarkan pada kebersamaan dan rasa happy,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana 105, Bagus Prakoso menceritakan komunitas ini dirangkul dan dengan sabar menyikapinya. Ia berharap agar acara ini berjalan lancar.

“Di 105 ini hampir 95 persen berjalan lancar. Saya berharap besok hari H berjalan sukses,” ujarnya.

Demikian pun wakil ketua pelaksana, Andi MM mengungkapkan teknis lapangan dan persiapan dan sudah hampir 80 persen.

“Diharapkan semuanya bisa siap untuk gladi kotor dan bersih pada sore ini,” pungkasnya.

Untuk menggugah animo publik beberapa konten menarik akan disajikan dalam even tersebut seperti ansamble musik, showcase community, lighting show, traditional dancer, barongsai, market place, dan lainnya. Juga secara teknis acara ini akan melibatkan ratusan musisi dan pegiat budaya seperti komunitas gitar, bassis, vokal, drum, kibordis, dan komite kebudayaan Kota Malang.

Tak hanya itu ratusan vendor musik juga terlibat seperti Malang Sound Community, komunitas genset, dan komunitas lighting. (ARB/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.