Korban (Irmin) sedang di rawat d rumah sakit syaful Anwar (istimewa)
Korban (Irmin) sedang di rawat d rumah sakit syaful Anwar (istimewa)

MALANGTODAY.NET Irmin, seorang mahasiswi Universitas Kajuruan Malang (UNIKAMA) menjadi korban aksi begal Minggu, (7/1/2019) pukul 00.30. Ia dikeroyok dan dibacok oleh enam orang dengan menggunakan sabit sepulangnya dari acara ulang tahun temannya.

MalangTODAY mewawancarai Ronalus Cangkur (23) salah satu saksi dari aksi kejam para begal di jalan Simpang Kepuh, tepatnya didekat Gereja Janti, Kecamatan Sukun. “Irmin adalah teman kami. Ketika dibawakan ke rumah sakit ia masih sadar. Ia menceritakan kronologi kejadian kepada kami,” ungkap Ronalus kepada MalangTODAY.

Minggu malam, ungkap Ronalus, Irmin dan keenam sahabatnya berangkat dari kos di dekat UNIKA menuju Ijen untuk merayakan ulang tahun dari sahabat mereka yang kuliah di Universitas Merdeka. Mereka berangkat dengan 3 buah sepeda motor.

Selesai acara ulang tahun, mereka kembali lagi ke kos. Ketika sampai di dekat kampus UNIKA ke empat mereka terpencar. Irmin bersama temannya yang menyetir sepeda motor jalan ke arah Simpang Kepuh. Setelah melewat Gereja Janti mereka berhenti untuk menunggu empat temannya yang lain.

Saat mereka sedang menunggu, tiba-tiba mereka diganggu oleh 6 laki-laki. Mereka tidak merespon, kemudian berusaha untuk pergi dari tempat itu. Saat itulah keenam pemuda tadi pergi mendekati dengan modus meminta nomor ponsel.

Karena tidak mau direspon, tiga orang tanpa ragu mengacungkan sabit. Sedangkan ketiga orang lainnya memaksa menghidupkan sepeda motor.

Ita, teman korban menyimpan kunci sepeda motor di dalam tas. Karena tidak diiyakan pelaku membacok Irmin dikepala dan tangan. Menyaksikan hal ini, Ita kemudian teriak untuk meminta bantuan warga. Mendengar teriakan minta tolong anak kos disekitar tempat kejadian keluar. Keenam pelaku tersebut pun lari.

Kemudian Irmin dibawakan ke Rumah Sakit Tentara di Jalan S Supriadi nomor 22, Sukun. Karena dokter bedah tidak ada di tempat, korban dilarikan ke Rumah Sakit Syaful Anwar.

Sementara itu, Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta ketika dikonfirmasi menyebut belum ada informasi terkait peristiwa tersebut.

“Belum ada laporan,” jelas Kompol Anang.

Saat ini Irmin sudah mendapat perawatan di rumah sakit Syaful Anwar. Kawan- kawannya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukun agar tindakan ini segera ditindaklanjuti. Sebab, tempat itu sering terjadi aksi begal.


Penulis: Arbianus
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.