Mahasiswa Timor Leste Desak Polresta Malang Tangkap Pembacok Temannya
Mahasiswa Timor Leste mendatangi Mapolresta Malang (yoga)

MALANGTODAY.NET – Puluhan mahasiswa asal Timor Leste mendatangi Mapolres Kota Malang, Sabtu (18/03). Mereka menuntut agar pelaku dugaan kekerasan kepada tiga rekannnya segera ditangkap penyidik kepolisian.

“Kami datang ke sini menuntut polisi segera menangkap pelaku yang membacok teman kami,” kata Koordinator aksi, Steven Bareto kepada MalangTODAY.net.

Beberapa waktu lalu, mereka mengaku sudah melaporkan ke Polresta Malang. Kali ini mereka mempertanyakan keseriusan untuk tindak lanjut kasus tersebut.

Mereka merasa telah memberikan informasi lengkap kepada penyidik terkait orang yang telah menyerang ketiga temannya, mahasiswa Universitas Widyagama itu.

“Kami kecewa karena pelaku masih belum ditangkap dan warungnya masih tetap buka. Kita punya saksi untuk segera mengungkap kasus itu,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian tersebut berawal ada pemilik warung bersama orang tidak dikenal yang mencari mahasiswa yang diduga tidak membayar saat makan. Tetapi orang yang mengeroyok tersebut salah sasaran, sehingga melukai ketiga orang tersebut.

Baca Juga, Inilah Kronologi Penyerangan Mahasiswa Timor Leste oleh Preman

“Awalnya si pemilik warung ini sempat tanya kepada saya untuk mencari orang Ambon bernama William, pada Minggu kemarin. Tapi saya bilang ciri-ciri yang dimaksud itu bukan William tapi Chuex. Kemudian setelahnya, hari Selasa tahu-tahu si pemilik warung bawa preman banyak. Tidak tanya baik-baik tapi langsung membacok,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian mempersilahkan perwakilan untuk memasuki ruang penyidik reskrim Polres Kota Malang.

Mereka juga menuntut pemilik warung yang berada di sebelah kampus Widyagama, Blimbing itu segera menyerahkan diri.

Berikan tanggapan Anda

2 KOMENTAR

  1. embaixada/Kedutaan besar timor leste di indonesia berkewajiban terlibat aktif menyelesaikan masalah ini sampai tuntas/memberikan bantuan/perlindungan untuk warga negaranya di wilayah indonesia/khususnya mahasiswa timor leste di wilayah indonesia.apa pun motif dari kasus ini adalah kejahatan terorganisir/ teror untuk warga negara timor leste di wilayah indonesia.embaixada wajib segera terlibat mendorong/mengawal penyelesaian kasus ini utk tidak ada lg korban warga negara timor leste lainnya di wilayah indonesia.✊✊

  2. trimakasih malang today.net untuk informasi/pemberitaannya.semoga kejahatan dari oknum/preman-preman tersebut tidak berdampak kepada hubungan baik negara dan rakyat indonesia-timor leste.

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here