Mahasiswa Terlantar Karena Terlalu Idolakan Angkot
Mahasiswa yang terlantar di daerah Arjosari (yoga)

MALANGTODAY.NET – Mahasiswa yang akan berangkat ke kampus, perjalanannya harus tertunda karena aksi mogok yang dilakukan pengemudi angkot di berbagai titik di Kota Malang.

Seperti yang dialami oleh Elysadana, mahasiswa ABM (Akademi Bisnis Manajemen) Malang yang mengaku tidak mengetahui adanya demo Angkutan Kota (Angkot). Ia harus terlantar karena angkot tidak mau mengangkut penumpang.

“Saya berangkat dari Singosari mau ke Kampus. Tadi naik angkutan ke sini. Pas oper mau naik angkot ABG (Arjosari-Borobudur-Gadang) ternyata sopirnya ndak mau jalan,” kata mahasiswi semester enam itu.

Elya langsung menghubungi keluarganya untuk menjemput dan mengantar ke kampus. Ia juga tidak berminat menggunakan alat transportasi lain.

“Ndak Mas, Saya minta jemput saja,” jelasnya saat ditawari naik ojek.

Sementara itu, hal yang sama juga dialami mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama). Meski Pemerintah Kota Malang sudah menyediakan bus sekolah dan truk Satpol PP untuk mengantarkan, ia tidak berminat menggunakan fasilitas tersebut.

“Nunggunya kan lama mas, tujuannya juga masih milih-milih. Nanti Saya malah tambah telat. Lebih baik nunggu teman saja” tandas Nina Trianggraini.

Selama ini, Nina mengaku selalu mengandalkan angkot dan tidak pernah menggunakan alat transportasi lain seperti Go-jek maupun Grab Car. Hal ini dikarenakan lebih menghemat uang transportnya tiap hari.

“Saya dari rumah di Randuangung (Singosari) naik LA cuma Rp 4 ribu, terus oper naik GA (Gadang-Arjosari) juga Rp 4 ribu. Karena murah jadi ya selalu naik angkot,” tambah Mahsiswa semester 8 itu.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here