Mahasiswa Polinema Kembangkan Teknologi Nozle dan Water Treatment Plan
Dr.Ir.Bambang Sugiono AP, M.Sc (Choirul Anwar)

MALANGTODAY.NET – Warga Kota Malang khususnya dunia pendidikan patut berbangga oleh prestasi Polinema atau Politeknik Negeri Malang. Pasalnya pada Jumat (23/3) dan Sabtu (24/3) kemarin, salah satu mahasiswa Polinema yang bernama Rendi Reinaldy mengikuti Konferensi Internasional di kota Manila, Filipina.

“Ia mempresentasikan tentang pemanfaatan limbah cair pabrik kertas, yang dimanfaatkan menjadi pembantu pembudidayaan ikan mas dan ikan koi. Serta pembuatan gelembung oksigen pada kedalaman 10 meter dengan menggunakan nozle,” papar Dr.Ir.Bambang Sugiono AP, M Sc.

Baca Juga: Agar Sepakbola Indonesia Maju, Ini Kata Beckham yang Harus Dilakukan

Dirinya juga menambahkan, bahwa penemuan tersebut masih dalam proses pengembangan dan mendapatkan apresiasi dari para profesor yang menghadiri acara tersebut.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Bambang tersebut menjelaskan, pihaknya hendak mempresentasikan turbin angin yang pernah menjuarai INOTEK (Inovasi Teknologi Indonesia) padatahun 2017 yang lalu.

Sedangkan pemanfaatan limbah cair dari pabrik kertas masih dalam pengenalan dan pengembangan.

“Dari situlah salah satu perusahaan bioligas di Manila, mulai melirik ide temuan kami,” imbuh Bambang.

Kedepannya, perwakilan dari pihak bioligas akan datang ke kota Malang untuk penandatanganan kerjasama pada 27 dan 28 Agustus nanti di Hotel Santika Premiere Malang.

Baca Juga: ‘Sotam’ Heboh Ker!, Jokowi Nobar Yowis Ben

“Agustus nanti pihak bioligas ingin mengetahui konsepnya secara detail, karena mereka ingin mengetahui sistem kerja nozle yang mampu membuat gelembung udara hingga kedalaman 10 meter. Padahal notabene gelembung udara hanya bisa dibuat dengan kedalaman 2 meter,” papar Bambang.

Selain itu, pihak bioligas juga ingin mengetahui kandungan bahan hasil olahan limbah cair kertas yang mampu membantu dalam berternak ikan mas dan ikan koi.


Reporter: Choirul Anwar
Editor: Annisa Eka Safitri

Loading...