Kemacetan Kota Malang Makin Menjadi, Seberapa Jauh Kesiapan Pemkot Mengurainya?
Ilustrasi kemacetan di Kota Malang @MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Jantung Kota Malang pada Jumat (28/4) ditutup total karena ada aktivitas rakyat. Akibatnya, sebagian besar wilayah di Kota Pendidikan ini mengalami kemacetan yang luar biasa, dan membuat warga kecewa.

Seperti diketahui, di area Balai Kota Malang sejak pukul 14.00 WIB tadi siang telah ditutup untuk digunakan perlombaan drum band, sebagai salah satu rangkaian HUT 103 Kota Malang. Jalur utama di depan stasiun, bundaran balai kota menuju kawasan Jl. Idjen Boulevard tepatnya di depan Perpustakaan Kota Malang pun ditutup.

Akibatnya, macet panjang terjadi di berbagai titik. Diantaranya terjadi di kawasan alun-alun kota, area pasar besar, jl. Muharto, Sawojajar, hingga jembatan kota lama. Penumpukan pengendara hampir terjadi di setiap sisi dan membuat sebagian besar pengguna jalan geram.

“Macet mulai dari balai kota, karena di sana ada drum band. Putar balik saja,” teriak salah seorang pengendara yang melintas di depan area Pasar Besar dan mengajak melintasi jalur lain.

Sebagian pengguna jalan pun menyayangkan kemacetan yang terjadi tersebut. Karena tak hanya menyita waktu lebih banyak, tapi juga harus menguras energi ekstra untuk berdesakan.

Kekecewaan itu salah satunya disampaikan pengguna jalan, Ariani, warga Kabupaten Malang yang pulang dari aktivitasnya bekerja di Kota Malang. Menurutnya, waktu yang ia butuhkan untuk sampai di rumah dari kantor tempatnya bekerja normalnya hanya butuh 30 menit saja. Tapi karena macet panjang, hampir dua jam ia masih ada di jalan.

“Ini lama banget di jalan, sampai capek saya. Itu tadi banyak yang berebut jalan juga,” terangnya kecewa.

Tak hanya itu, dia juga menyebutkan, kendaraan motor yang ada di depannya sempat mengeluarkan asap dan bahan bakar. Ia pun sempat merasa ketakutan dan terpaksa mundur serta meminta pengendara lain ikut mundur. Beruntung, pengendara motor yang mengeluarkan asap tersebut langsung minggir ke tepi dan mematikan kendaraannya.

“Untung itu tidak meledak, saya ada di belakangnya ketakuatan dan langsung mundur. Mungkin itu terlalu kepanasan mesinnya, dan ada air sepertinya bbm keluar dari bawah jok tempatnya duduk lalu mengeluarkan asap,” ceritanya.

Tak hanya itu, beberapa ambulans pun tampak terjebak dan tidak bisa melanjutkan perjalanannya dengan cepat. Salah satunya di pertigaan depan Pasar Besar sekitar pukul 16.30 WIB, yang tidak bisa merangsek maju ataupun mundur. Akibatnya, sirine pun terus berbunyi dan tetap berada di lokasi.(pit/zuk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.