Loh, Balai Kota Malang Ternyata Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi?
Bangunan Balai Kota Malang (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Banyaknya bangunan baru dan menjulang tinggi di Kota Malang tampaknya masih belum memenuhi standart. Karena sebagian besar diantara mereka belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Termasuk salah satunya Balai Kota Malang, yang semestinya menjadi percontohan.

“Untuk Balai Kota Malang, saat ini masih on progress ya. Semua kebutuhan akan segera dipenuhi,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Hadi Santoso pada Wartawan belum lama ini.

Menurutnya, semua bangunan yang melakukan layanan publik wajib untuk memiliki SLF. Sehingga, semua bangunan di kota pendidikan ini ditargetkan dapat segera bersertifikan laik fungsi. Baik bangunan pemerintahan maupun bangunan swasta.

Tak hanya Balai Kota Malang, menurutnya masih ada ratusan bangunan lain yang belum memiliki SLF. Mulai dari perguruan tinggi, perbankan, mall, penginapan atau hotel, hingga rumah sakit. Tahun ini, ada sekitar 113 daftar antre yang tengah mengurus SLF.

“Kalau hotel sudah banyak yang miliki SLF termasuk gedung DPRD Kota Malang, tapi untuk perguruan tinggi seluruhnya belum mengajukan SLF,” tambah pria yang akrab disapa Sony itu.

Dia juga menyebutkan, dari ratusan bangunan yang ada, saat ini hanya 17 bangunan saja yang memikiki SLF. Padahal, sertifikat tersebut sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan orang-orang yang beraktivitas di dalam gedung tersebut.

Dia pun menegaskan, agar pembangunan yang dilakukan untuk mengikuti prosedur SLF. Karena penerbitan SLF juga sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 1 Tahun 2012 tentang bangunan gedung. Serta Peraturan Wali Kota Malang Nomor 16 Tahun 2014 tentang tata cara penerbitan SLF.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here