Lima Kendaraan Transportasi Online Terjaring dalam Operasi Gabungan
Ilustrasi Kendaraan Transportasi Online ©konfrontasi

MALANGTODAY.NET – Lima kendaraan penyedia jasa transportasi berbasis online berhasil dijaring dalam operasi gabungan Dinas Perhubungan bersama Kepolisian dan TNI.

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Dinas Perhubungan Kota Malang, Raymond mengatakan jumlah yang berhasil ditertibkan hari ini memang mengalami penurunan dibanding sebelumnya, yang mencapai 11 kendaraan.

“Mungkin sebagian dari mereka sudah banyak yang tahu kalau ada operasi, jadi memilih tidak beroperasi dulu,” katanya pada Media seusai melakukan operasi gabungan, Jumat (17/03).

Selain kendaraan berbasis online, menurutnya dalam operasi ini juga berhasil dijaring 20 kendaraan umum yang melanggar peraturan. Diantaranya mobil angkutan barang yang sudah lewat jadwal uji kir.

“Ada juga yang SIM nya sudah mati dan belum standart,” tambahnya.

Sementara untuk transportasi online, lanjutnya, pelanggaran yang dilakukan diantaranya pengemudi belum memiliki SIM A. Kemudian surat kendaraan atau STNK masih milik pribadi, dan belum ada uji kir sebagaimana ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

“Karena untuk dapat beroperasi, maka meraka kan harus patuh dengan peraturan yang dibuat oleh Kemenhub,” pungkasnya. (ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here