Lapak Pedagang Pasar Merjosari Mulai Dieksekusi
Lapak pedagang yang sudah tidak digunakan di Pasar Merjosari mulai dibongkar. (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Polemik Pasar Merjosari masih belum menemui titik terang. Meskipun petugas terus mengimbau agar pedagang segera pindah, nyatanya mereka masih keukeh dan bertahan menempati lapaknya.

Setelah sebelumnya dilakukan pembongkaran pada kantor pasar yang sudah tak berpenghuni, hari ini pembongkaran terhadap lapak yang ditinggalkan pedagang pun mulai dilakukan.

Berdasarkan pemantauan MalangTODAY.net, petugas dengan menggunakan pengeras suara terus mengingatkan pedagang. Sedangkan pedagang menanggapinya sebagai bentuk intimidasi dan kriminlisasi.

“Ini sangat mengintimidasi kami, terus saja memaksa pedagang untuk pindah. Kami sudah laporkan kepada anggota dewan, mereka sudah menjamin tidak akan ada kriminalisasi,” kata salah seorang pedagang yang tak mau disebutkan namanya, Rabu (12/4).

Sementara itu, anggota DPRD Kota Malang dari fraksi PKB, Imam Fauzi yang hari ini melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Merjosari mengatakan, ada banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan dalam kasus ini.

Menurutnya, pedagang memiliki banyak alasan untuk tidak pindah. Salah satunya terkait fasilitas yang belum memadai dan belum disempurnakan oleh pihak investor. Sehingga, dia pun berharap agar ada langkah lagi untuk berbagai pihak saling bertemu.

“Besok, rencananya akan ada mediasi lagi bersama pemerintah, kepolisian, TNI, investor, dan pedagang itu sendiri,” urainya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here