KPU Tidak Buka TPS dan Posko di Kampus, Ini Alasannya!
Divisi perencanaan data dan informas KPU Kota Malang Denny Bachtiar saat ditemui diruangannya (Bob)

MALANGTODAY.NET Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Malang beberkan alasan mengapa tak membuka posko di kampus terkait pengurusan pindah pilih atau formulir A5, Senin (19/02/2019).

Hal itu disampaikan langsung oleh divisi perencanaan data dan informas KPU Kota Malang, Denny Bachtiar seusai Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilihan Tambahan (DPTb) tingkat kota Malang.

Menurut Denny, para mahasiswa di perguruan tinggi itu merupakan orang yang merdeka. Jadi, mereka bisa mengurus ke posko yang di buka oleh KPU di kelurahan terdekat.

“Teman-teman mahasiswa kan orang yang bebas orang yang leluasa untuk bisa mengatur waktu untuk melakukan pindah pilih ke kelurahan terdekat,” ujarnya.

Berbeda dengan warga binaan yang berada di Lembaga pemasyrakatan (Lapas), warga binaan di sana merupakan orang yang tidak merdeka dan sangat dibatasi mobilisasi.

“Kami hanya membuka posko dengan kondisi tertentu seperti di lapas kan di lapas orangnya tidak bebas dan tidak merdeka. makanya kita datangi inisiatif ke sana,” kata Denny.

Selain itu, KPU kota Malang juga akan menambah Tempat Pemungutan Suara (TPS) baru di lapas. Kata Denny, pihaknya akan menambah 11 TPS di seluruh lapas kota Malang yang akan menampung 3000-an warga binaan dan 200-an petugas lapas dan untuk saat ini yang terdaftar masih 2161.

Untuk lapas wanita, Denny juga menjelaskan, akan menambah 2 TPS untuk 200-an warga binaan tidak termasuk petugas.

Selain menambah di lapas, KPU juga akan menambah TPS di rumah sakit. Sebab, kata Denny, kondisi staf, dokter, dan bahkan pasien mempunyai keadaan yang tidak memungkinkan untuk datang langsung ke TPS.

“Rumah sakit juga memungkinkan untuk ditambah TPS karena banyak petugas dan dokter yang piket. Bahkan mungkin pasien yang tidak mampu ke TPS,” jelasnya.

Dalam rapat pleno tersebut, KPU akan membuka gelombang kedua bagi para pemilih yang tidak bisa mencoblos pada tanggal 17 April di daerah asalnya untuk mengurus A5 di kelurahan terdekat. (BOB/HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.