Pasar Terpadu Dinoyo Harus Segera Miliki Sertifikat Layak Fungsi
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Hadi Santoso

MALANGTODAY.NET – Kota Malang tahun ini bakal menyiapkan 1.500 sambungan rumah pengelolaan limbah terpusat dengan pertimbangan semakin sempitnya lahan untuk pembangunan septic tank.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Hadi Santoso mengatakan, saat ini Pemkot Malang tengah menyusun Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL) skala kota. Karena persiapan dalam bentuk pengelolaan air limbah domestik yang terpadu dan berkelanjutan terpusat sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“Pembangunan SPAL saat ini belum dimulai dan masih dalam tahap penyusunan DED (detail engineering desain),” kata Hadi Santoso pada Media, beberapa saat lalu.

Menurutnya, SPAL tersebut akan menyasar 1.500 sambungan rumah. Sementara lokasi instalasinya akan dipusatkan di Kelurahan Bakalan Krajan.

Namun selain DED, saat ini pihaknya juga tengah membuat rancangan jalur pipa yang akan dilalui SPAL. Misalnya menyusun jalur Sukun-Bareng-Bakalan Krajan. Sekaligus memetakan rumah potensial yang nantinya akan disambungkan dalam SPAL itu.

“Karena ini merupakan hal baru, tidak hanya infrastruktur yang harus ditata, tetapi juga perubahan perilaku masyarakatnya, kelembagaan pengelola dan regulasi pendukungnya,” tambah pria yang akrab disapa Sony ini.

Sedangkan ketika disinggung terkait anggaran yang dibutuhkan, Sony belum bisa menjawab karena menurutnya DED belum selesai. Namun dirinya memastikan nantinya anggaran akan diajukan ke Kementerian PU.

“Ini hal baru, Kementerian PU yang akan membangun. Bukan hanya Kota Malang saja, tetapi di seluruh Indonesia. Kita tunggu giliran lah,” jelasnya.

Alasan dipilihnya Bakalan Krajaan, tambahnya, adalah karena masih banyaknya warga di daerah tersebut yang membuang limbah rumah tangga di sungai. Sehingga sangat mengganggu kebersihan dan selalu menyumbang pencemaran air.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here