Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Warga Nahdlatul Ulama (NU) harus lebih bijak dalam menghadapi setiap isu yang berkembang. Karena tidak sedikit, oknum yang memanfaatkan massa untuk sebuah perpecahan.

“Jangan gunakan massa untuk sebuah perpecahan,” tegas KH Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Jawa Timur, Sabtu (18/2).

Tambah Alallah, warga NU harus terus berkomitmen dalam meningkatkan taraf perekonomian. Karena isu kesenjangan ekonomi dan ketimpangan kerap digunakan alat propaganda.

Kesenjangan ekonomi dan ketimpangan memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, tetapi bukan alat untuk memecah persatuan bangsa. Isu akses pemerataan kesenjangan itu sendiri masih sangat santer diperdengarkan di hadapan publik.

Katanya, perlu dilakukan filter agar tidak terjadi sebuah perpecahan dan di situlah peran serta NU dibutuhkan. Peran NU menjaga persatuan dengan tetap memperkuat NKRI dan Pancasila. “Maka NU harus sudah mempersiapkan diri dari sekarang, dan saya harap NU Jatim termasuk Kota Malang untuk menjadi pilot project dari misi ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia yang juga Rais ‘Aam PBNU, Ma’ruf Amin menambahkan, kader-kader berkualitas dari NU harus terus dipupuk melalui pesantren. Tanggung jawab yang diemban sangatlah besar dan harus selalu menjadi perhatian.

“Karakteristik berpikir harus lebih diperkuat lagi menjadi lebih baik berdasarkan prinsip,” paparnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here