Ketidakpedulian Pemkot Dikeluhkan Warga Kepada Pasangan SAE
Paslon SAE terus aktif dengarkan keluhan warga kota Malang (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Menjelang puncak Pilkada Kota Malang 2018 pasangan calon atau paslon SAE makin aktif menyapa warga, untuk mengidentifikasi masalah dan menerima berbagai curahan hati warga Malang.

Pengurus RW Bogor Terusan, Ibu Laila misalnya, menyampaikan keluhan tentang tindak lanjut perbaikan akibat longsor di DAS Brantas belum juga mendapatkan tanggapan perbaikan dari Pemkot Malang.

Demikian juga keluhan warga Bogor Terusan, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen yang disampaikan oleh Ketua RT, Ibu Umrotin Umi kepada Sutiaji, calon Wali Kota Malang dari paslon nomor tiga.

Baca Juga: Lihat Kepribadianmu Lewat 5 Jenis Kopi Ini!

“Kami sering mengajukan perbaikan di Jl. Kintamani Bawah, wilayah DAS Brantas yang rusak, namun belum ada tanggapan sampai sekarang. Jika bapak berhasil jadi Wali Kota, saya harap ada perbaikan di wilayah tersebut”, keluh Umrotin Umi.

Paslon SAE yang aktif melakukan blusukan ini menerima banyak keluhan dari warga, tentang lambannya respons Pemkot Malang terhadap laporan warga yang mendapatkan kesulitan akibat rusaknya infrastruktur , atau perlakuan tidak simpatik dari aparatur pemkot dalam melayani publik.

Sutiaji mencatat keluhan-keluhan warga ini dan berjanji apabila kelak memenangkan  Pilkada 2018, bersama pasangannya Bung Edi Jarwoko akan segera melakukan identifikasi prioritas perbaikan infrastruktur yang diperlukan.

Baca Juga: Momen Idul Fitri, Sutiaji Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan

“Mari kuatkan iman kita sebelum pelaksanaan pilkada 27 Juni 2018, mari menata niat dengan menghindari sifat iri, dengki dan hasud, serta tetap saling menghargai antar warga meskipun berbeda aspirasi dan pilihan,” ucapnya.

Pilkada 2018 adalah momentum lima tahunan memilih pemimpin kota Malang setelah dengan jernih mengevaluasi kinerja Wali Kota petahana.

Baca Juga: 8 Gaya Lucu dan Gemas Xabiru, Anak Selebgram Rachel Vennya

Momentum demokrasi ini ibarat sebuah pesta rakyat, hendaknya seluruh warga bersiap menyambutnya dengan senang dengan hadir di TPS dan menetapkan pilihan hati secara bebas tanpa tekanan dari manapun.

“Jika memilih nanti, pilihlah pimpinan pilihan anda dengan hati nurani, niatkan sebagai ibadah,” pesan Sutiaji.


Reporter: Andi Widarta
Editor: Annisa Eka Safitri

Loading...