Kebocoran Bahan Bakar, Usaha Tambal Ban Ludes Dilalap Api
Suasana Pasca Pemadaman Kebakaran di Sukun @Arul/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Kebakaran baru saja terjadi di Jalan Raya Kepuh pada Selasa (28/8) pagi tadi. Api melahap salah satu kios tambal ban yang bertempat di Jalan Raya Kepuh No. 230 RT 01 RW 05 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun. Penyebab kebakaran akibat dari bensin yang tumpah dan menyambar kompor tambal ban.

Kios tersebut diketahui milik Umar Sayit (38). Kejadian nahas ini membuat usaha yang dijalankannya berhenti total.

Baca Juga: Ini Identitas Korban Laka Tunggal di Danau Kerinci yang Hingga Kini Masih Koma

“Hampir 90 persen usaha saya hangus dimakan api, dan kejadiannya sangat cepat sekali,” ungkapnya kepada MalangTODAY.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerugian dari kebakaran tersebut setidaknya telah memakan kerugian hampir mencapai Rp 85 juta. Tak cukup sampai situ, motor Honda Beat N 4915 AAQ milik Zubaidah (52) yang saat itu sedang menambah angin di kios milik Umar juga habis dilahap si jago merah.

Kronologi kejadiannya adalah saat itu, Zubadiah (52) salah satu warga Kebonsari, Sukun, berniat menambah angin di kios milik Umar. Saat Umar tengah melayani Zubaidah, ia tidak menyadari bahwa saat itu bensin yang diisi dari jerigen ke botol bensin tumpah dan seketika menyambar kompor tambal ban saat ia tengah menambal ban bekas.

Hal ini senada dengan yang dipaparkan oleh Kepala UPT Pemadan Kebakaran (Damkar) Malang Kota Jose Bello. Ia mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut dipicu dari kebocoran alat penambal ban milik Umar.

Baca Juga: Si Jago Merah Lahap Pabrik Sandal di Singosari, Terbesar Menurut Warga

“Menurut keterangan korban hanya seperti itu. Jadi tidak ada yang namanya bensin tumpah dari jerigen,” ungkapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam peristiwa kali ini tidak ada korban jiwa, api dapat dipadamkan total dengan memakan waktu sekitar 45 menit.

Saat berlangsungnya kebakaran, Polsek Sukun bersegera menutup arus lalu lintas dan memasang police line di TKP kebakaran.


Reporter : Choirul Anwar
Editor : Raka Iskandar

Loading...