Kebakaran Melanda Kios Bensin di Kota Malang, Pemilik Kios Dilarikan ke RS
Petugas pemadam kebakaran yang tengah sibuk melakukan pemadaman@Andika Fajar Kurniawan/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET– Baru kemarin, Minggu (17/3/2019) kios bensin di Jalan Laksamana Martadinata Kota Malang terbakar. Kali ini, kebakaran kembali melanda sebuah kios bensin dan tambal ban yang ada di Jalan Manggar no. 21b, RT 06 RW 10 Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kebakaran hebat yang menimpa kios bensin milik Sulkan (60) ini, diketahui terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Kebakaran ini pun telah mengakibatkan seluruh barang dan perabotan yang berada di dalam kios tersebut ludes terbakar. Salah satu saksi mata mengatakan, kobaran api begitu cepat merambah hingga meludeskan seisi kios.

“Api tadi begitu cepat menyambar. Kami hanya bisa membantu mengevakuasi beberapa barang termasuk dua sepeda motor yang ada di dalam,” ucap Bagus (22) warga setempat.

Situasi sekitar kiospun sempat mengalami kepanikan. Warga sekitar pun segera melapor ke pihak pemadam kebakaran sembari melakukan usaha pemadaman dengan alat seadanya.

“Kami semua panik. Setelah mengeluarkan Pak Sulkan dari dalam, beberapa dari warga sebagian memadamkan api dan sebagian lagi ada yang mengevakuasi barang-barang,” jelasnya lebih lanjut.

Enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Malang dikerahkan dalam proses pemadam api tersebut. Tercatat sejumlah tiga unit sepeda motor dan dua buah sepeda ontel yang ada di dalam kios ikut hangus.

Sementara Sulkan pemilik kios, yang kala itu berusaha memadamkan api, harus menderita luka bakar di tangan sehingga harus di bawa ke RS Saiful Anwar, Kota Malang.

Untuk sementara dugaan penyebab kebakaran tersebut karena adanya bensin yang tanpa sengaja tumpah, hingga api yang berasal dari kompor pembakaran tambal ban menyambar tumpahan bensin tersebut. Akibat kejadian ini kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. (Faj/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.