Kampanye Ala Anton-Syamsul, Warga Diajak Perangi Black Campaign
Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Malang Nomor urut dua, M. Anton dan Syamsul Mahmud (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Kampanye cerdas, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Malang nomor urut dua, M. Anton dan Syamsul Mahmud mengajak warga memerangi Black campaign dan berita hoax.

Karena menurut paslon yang diusung tiga partai politik yakni PKB, PKS, dan Gerindra serta didukung partai Perindo tersebut, politik yang cerdas dan sehat merupakan sebuah tindakan politik yang mengedepankan persaingan program daripada model kampanye yang hanya mengarah pada serangan yang bersifat individu, hoax, serangan pribadi dalam bentuk bully-membully maupun black campaign.

Baca Juga: Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Jotos-jotosan di Melody Karaoke

Calon Walikota Malang M. Anton pun mengingatkan para pendukungnya untuk tetap menjalankan kampanye yang sehat. Pihaknya juga berjanji akan mentaati aturan termasuk tidak memasang akat peraga sendiri diluar ketentuan KPU.

Suami Dewi Farida Suryani itu mengatakan, menjaga suasana Kota Malang tetap damai, tak melakukan kampanye hitam, dan menggunakan isu SARA sebagai bahan kampanye politik merupakan sebuah kewajiban dari setiap paslon dan warga negara yang baik.

Apalagi, lanjutnya, belum lama ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara gamblang mewanti wanti agar tiap paslon tidak melakukan money politic, serta black campaign, apalagi menggunakan isu SARA dalam Pilkada 2018.

“Saya dan mas Syamsul ingin Pilwali Kota Malang ini damai, dan yang sehat. Bukan mencari menang kalahnya, tapi menang dengan terhormat,” pria asal Tlogomas ini.

Baca Juga: Empat Siswa SMP PGRI 8 Kota Malang Kabur Ketakutan Hindari Imunisasi Difteri

Keduanya ingin memberikan contoh bagaimana menciptakan politik sehat dan kampanye damai guna memberikan pelajaran berdemokrasi yang baik bagi masyarakat Kota Malang.

“Tidak boleh ada politik uang, black campaign apalagi isu SARA. Kita tidak ingin mencederai demokrasi. Suasana Kota Malang yang sudah kondusif ini harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

“Ini sesuai dengan tagline dari Panwaslu, Pilkada keren tanpa politik uang dan SARA,” jelasnya lagi.

Pria yang akrab disapa Abah Anton itu berharap agar semua elemen masyarakat saling berkoordinasi dan melakukan konsolidasi demi mensukseskan Pilwali Kota Malang 2018. Sehingga pesta demokrasi yang digelar dapat berjalan kondusif dan menyenangkan.

Baca Juga: Bejat Lima Anak Jalanan Nekat Gilir Remaja Putri 14 Tahun

“Itu semua bisa terwujud bila hadir rasa aman, nyaman dan tumbuhnya budaya demokrasi yang sehat. Kami juga terus mengedukasi masyarakat, tentang pentingnya menggunakan hak pilihnya, dan tidak golput. Karena itu akan menentukan masa depan Kota Malang seperti apa,” paparnya.

Saat ini, pasangan yang kental dengan jargon Asik itu pun semakin rajin menyambangi beberapa titik kawasan di Kota Malang. Warga pun diajak untuk menjadi pemilih yang baik dengan tidak melakukam golput serta menggunakan hak suaranya.

Loading...