Cambridge Punya 'Facebook', Arek Malang Punya 'Remap', Penasaran?
Pengembang Media Sosial Remap, Muchammad Edo (Pipit Anggraeni)
MALANGTODAY.NET – Siapa bilang Indonesia tidak memiliki kecanggihan IT yang keren? Buktinya, tak sedikit loh putera bangsa yang memiliki kemampuan dibidang itu dan dilirik dunia. Salah satunya arek asli Malang ini, Mochamad Edo, yang lebih dari 20 tahun berkecimpung dalam bidang teknologi, dan sudah beberapa kali berhasil mengembangkan berbagai program dan perangkat keras.

Kini, ia pun kembali membuat gebrakan dengan mengembangkan sebuah media sosial baru yang ia beri nama ‘Remap’, dengan target bisa mengalahkan pamor dari ‘Facebook’. Tak sekedar media sosial biasa, temuan pria kelahiran 1987 ini juga terkoneksi dengan kecerdasan buatannya sendiri loh. Jadi, pengguna bisa memanfaatkannya untuk belajar, mencari informasi, cara berjualan, hingga curhat. Seru banget kayaknya.

“Kecerdasan buatan yang sudah terkoneksi dengan Remap namanya ‘AL’, jadi kita bisa komunikasi langsung dengan dia,” katanya ketika ditemui di kantornya beberapa saat lalu.
Tapi sayangnya, menurut Edo media sosial temuannya ini masih belum bisa dinikmati secara luas saat ini. Sebab, masih membutuhkan berbagai persiapan lebih, termasuk penguatan server. Namun media yang sudah diperkenalkan sejak 21 Desember itu sudah digunakan oleh 1500 pengguna di seluruh Indonesia.

“Kemarin masih beta launching, dan pengguna masih yang saya undang saja. Grand launching rencananya April tahun ini,” tambah bapak dua anak ini.

Nah, daripada penasaran, kita ulas satu per satu, kelebihan dari media sosial bikinan arek Malang ini. Tentunya nggak bakal kalah sama bikinan Mark Zuckerberg.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, medsos ini telah dilengkapi dengan kecerdasan buatan, yaitu si ‘AL’. Ternyata, AL ini bisa menyuguhkan beragam informasi yang terbagi dalam 11 menu, dan dapat kita pilih sesuai dengan kebutuhan. Menariknya lagi, media ini dapat langsung mendeteksi berita hoax dan secara otomatis tidak akan masuk pada timeline para pengguna loh.

“Kalau beritanya hoax, maka secara otomatis akan terhidden,” jelas Edo.

Beberapa menu yang ada pada ‘Remap’ diantaranya adalah smart screen, yang memiliki tampilan unik dan bisa kita gunakan untuk melakukan update tentang kita. Fitur ini fungsinya hampir sama dengan timeline berada yang ada pada facebook.

Kemudian fitur ke dua asa Kios, sebuah wadah bagi kalian yang ingin berjualan secara gratis, tapi dengan penghasilan besar. Uniknya, barang yang kalian jual akan langsung menemukan pembelinya sendiri melalui kepintaran AL.

Karena secara langsung, AL bakal mendeteksi kebiasaan pengguna smartphone dan langsung meng koneksikannya. Artinya, jualan kalian nggak akan muncul di setiap timeline pengguna, dan hanya akan muncul pada orang-orang yang membutuhkan. Dengan begitu, penjual akan lebih praktis, dan pengguna lain tidak harus merasa terganggu dengan beragam promosi yang terkadang tidak kita butuhkan.

“Semua sesuai dengan behavior penggunanya,” urainya.

Selain itu juga terdapat fitur maps yang akan membantu pengguna menemukan berbagai lokasi. Seperti tempat penginapan, restoran, hingga warung pinggir jalan. Bahkan, fitur ini juga dapat memberi informasi secara detail, seperti harga kamar sebuah hotel, fasilitas dalam hotel, hingga review dari penginapan hotel sebelumnya.

Selanjutnya ada fitur kabar, yang akan memungkinkan pengguna mengupload sebuah berita atau membaca berita. Menariknya, ketika berita yang dipublish banyak dibaca, maka publisher akan mendapat benefit dengan nilai tertentu yang didapat dari iklan. Sebab berita yang banyak dibaca juga otomatis akan dimasuki berbagai iklan.

Fitur lain yang nggak kalah keren adalah fitur komik. Sama dengan fitur kabar, komikus juga bisa menjual komiknya di fitur ini, melalui jumlah pembaca ataupun pendownload. Selain komik, novelis dan gamer juga bisa menawarkan produknya di fitur ini.

Kemudian yang paking penting adalah fitur akademi, yang di dalamnya berisi berbagai materi pelajaran seperti matematika, bahasa indonesia, bahasa inggris, TIK, jurnalistik, hingga dunia fotografi. Sedangkan akurasinya sendiri diakui Edo sangat valid, karena dengan adanya kecerdasan buatan yang diprogram untuk melakukan update lebih cepat.

“Ada juga lounge, semacam grup yang bisa digunakan untuk menuangkan ide bisnis dan kemudian untuk menangkap peluang. Jadi ada skema bisnis gratis atau validasi market dan menuntun untuk dilanjutkan ke offline,” ujar Edo.

Penasaran seperti apa bentuk dari media sosial buatan arema ini? Sabar ya guys, April bakal segera di launching secara besar-besaran, dan kalian bisa langsung menggunakannya. Jangan takut salah pilih, cintailah produk dalam negeri.

Berikan tanggapan Anda

loading...

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here