Tim TKD Malang Raya saat menggelar konferensi pers (yoga)
Tim TKD Malang Raya saat menggelar konferensi pers (yoga)

MALANGTODAY.NET – Tim Kampanye Daerah (TKD) Malang Raya mengklaim bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih kemenangan sebesar 73.19 persen. Klaim tersebut berdasarkan hasil rekap data C1 dari saksi yang bertugas di TPS dan hitung cepat tim TKD.

“Jadi setelah kita hitung dari tiga daerah di Malang Raya yakni Kota Malang, Batu, dan Kabupaten Malang, ketemulah angka (persentase) itu. Insya Allah ini tidak berbeda jauh dengan hasil yang kita sama-sama menunggu dari KPU Kota Malang, KPUD Kota Batu, dan KPUD Kabupaten Malang,” kata Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Malang Raya, Ahmad Wanedi, Senin (22/4/2019).

Wanedi melanjutkan pengumuman perolehan suara ini oleh TKD Malang Raya adalah untuk menjawab beberapa pihak yang mengatakan bahwa di Jawa Timur, khususnya Malang Raya, paslon Jokowi-Ma’ruf Amin ini kemungkinan mengalami kekalahan.

“Tetapi perlu saya sampaikan bahwa Malang Raya, alhamdulillah targetnya tercapai. (Hasilnya) seperti yang pernah kita sampaikan saat kedatangan Pak Jokowi di GOR Ken Arok Malang, yang mana target Malang Raya adalah di atas persen,” imbuhnya.

Dia menjelaskan terpenuhinya target ini berkat perjuangan dan kerja sama semua pihak agar Jokowi bisa memimpin bangsa Indonesia kembali. Sehingga seperti yang terjadi di Kota Malang, perolehan suara Jokowi meningkat dibanding pada Pemilu 2014 lalu. Dari angka 59 persen, kini meningkat menjadi 67.23 persen.

“Selain para tokohnya (nasionalis – religius) menyatu, kemenangan ini juga atas kerja sama yang luar biasa dari semua pihak. Baik partai politik yang tergabung di TKD, maupun para relawan yang tergabung dalam Jokowi-Ma’ruf. Belum lagi dari kinerja para caleg yang berlaga di Pileg tahun 2019 ini,” jelasnya. (Yog/Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.