Sutiaji: 'Menjaga Peninggalan Sejarah Harus Komitmen'
Wakil Walikota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi SMA dan SMK, pemerintah Kota Malang bakal mengajukan permintaan pengaturan kuota kepada Pemerintah Provinsi.

Hal ini berkaitan dengan kuota calon siswa dari luar kota yang nantinya dapat menjadikan sekolah di kota pendidikan ini sebagai jujukan.

“Karena ada kemungkinan, Kota Malang ini akan jadi drop-dropan bagi banyak calon siswa di Jawa Timur,” kata Wakil Walikota Malang, Sutiaji, Kamis (23/2).

Sebelumnya, lanjut Sutiaji, Dinas Pendidikan Kota Malang telah membatasi siswa asal luar kota hanya 5 persen dari sebelumnya 10 persen. Sehingga, apabila pembatasan tersebut tidak dibatasi dikhawatirkan calon siswa asli Malang mendapat kuota yang lebih kecil.

“Ya masak warga Kota Malang nanti sekolahnya di kabupaten atau daerah lain,” tambah pria berkacamata ini.

Sehingga, tambahnya, dalam waktu dekat Pemkot Malang melalui Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kota Malang akan mengajukan permintaan tersebut.

Harapannya, Pemprov Jatim akan menjadikan pertimbangan baru bagi masing-masing Pemda. Karena akses jalan yang digunakan menuju sekolah juga masih menjadi aset pemerintah kota. Termasuk juga dengan siswa yang merupakan warga kota dan masih dalan tanggung jawab pemerintah kota itu sendiri.

“Jadi nanti Pemprov harapannya bisa juga mengirimkan surat ke daerah lain,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here