Jelang Pemilu, Kapolresta Malang Larang Kampanye di Tempat Ibadah
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, SIK, MH, Ketika Menghadiri acara Roadshow Safari Tandon di Aula Masjid Sabilillah Malang @Fajar/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Memasuki masa-masa politik kampanye, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, SIK, MH, menegaskan kembali larangan partai-partai politik untuk berkampanye di tempat ibadah seperti masjid yang telah diatur dalam undang-undang.

Hal tersebut disampaikannya Sabtu (17/11/2018) ketika menghadiri acara Roadshow Safari Tandon Pingwin Indonesia di Aula Masjid Sabilillah Malang. Ia menghimbau kepada seluruh partai politik khususnya di wilayah Malang Kota ini agar tidak menyalah gunakan tempat ibadah seperti masjid untuk kepentingan politik seperti kampanye.

Baca Juga: Jabat Kasatreskrim Baru, Ini Rencana AKP Komang untuk Kota Malang

“Kami mendengar ada beberapa tempat masjid yang digunakan untuk kampanye, maka dari itu untuk kota Malang mari kita jaga masjid kita, jangan sampai masjid kita untuk kegiatan kampanye atau politik,” tegas Asfuri (17/11/2018).

Ia juga menghimbau kepada masyarakat khususnya kota Malang agar menggunakan masjid sebagaimana fitrahnya, yaitu sebagai tempat ibadah untuk berhubungan antara manusia dengan Tuhannya.

“Jadi dalam masa pemilu ini saya berharap kerjasama dari ketua DMI dan jajarannya serta seluruh takmir-takmir yang ada di kota Malang ini, agar masjid jangan sampai digunakan untuk kampanye. Untuk tim kampanye di kota Malang ini silahkan, kalau kampanye silakan ditempat lain, mari kita murni kan masjid sebagai tempat ibadah,” tuturnya.

Baca Juga: Fokus Turunkan Stunting, Persagi Gelar Check up Gratis

Tak lupa Asfuri juga menghimbau agar menjadikan masjid sebagai tempat dakwah syiar Islam yang rahmatan lil ‘alamin, bukan dakwah yang berbau provokatif dan berbau radikal yang tidak sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat kota Malang agar tetap mengantisipasi tentang radikalisme, lalu kelompok dari ormas-ormas terlarang yang melakukan provokasi, yang ingin merongrong keutuhan NKRI,” pungkasnya.


Reporter: Andika Fajar Kurniawan
Editor: Raka Iskandar

Loading...