Kondisi jalan di kampung Temboro Kecamatan Cemorokandang @Rosita/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Kawasan Baran Temboro Kelurahan Cemorokandang Kota Malang, sempat menjadi sasaran kunjungan Anggota Komisi A DPRD Kota Malang beberapa waktu lalu, atas dasar laporan masyarakat.

Pasalnya, perkampungan yang masih masuk dalam wilayah Kota Malang ini memiliki kondisi akses jalan yang bisa disebut tidak layak untuk dilalui.

Baca Juga: Kebakaran Kembali Terjadi, Satu Rumah di Gadang Ludes Dilahap Si Jago Merah

Menurut pengakuan warga, jalan poros sepanjang 2 km penghubung dua kampung di Kelurahan Cemorokandang ini bahkan mangkrak selama lima tahun. Sehingga warga Baran Temboro pun kini menagih janji Pemkot Malang, terkait hal tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa terkait permasalahan akses jalan di kawasan Baran Temboro sebenarnya sudah masuk dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA).

“Sebetulnya itu sudah masuk di RKA, cuman karena PAK kemarin sempat ada pergeseran sehingga mau tidak mau harus mengikuti tahapan itu, tidak bisa kalau langsung dibangun,” ujar Sutiaji kepada awak media.

Sutiaji juga menjelaskan bahwa terkait permasalahan tersebut tidak bisa jika hanya membangun akses jalan saja, tanpa menata drainase.

Baca Juga: Pemkot Malang Terus Dorong Generasi Milenial Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

Ketika disinggung terkait kondisi akses jalan kawasan Baran Temboro yang sudah mangkrak beberapa tahun, Sutiaji mengatakan bahwa kemungkinan hal tersebut tidak masuk dalam daftar skala prioritas.

“Mungkin kemarin tidak masuk skala prioritas,” pungkasnya.


Reporter: Rosita Shahnaz
Editor: Raka Iskandar

Loading...