Ojek Gratis Muncul di Tengah Mogok Angkot
Ilustrasi Relawan yang jemput dan mengantar masyarakat yang kesusahan ketika mencari angkutan umum (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Malang dikenal sebagai kota santai dengan jiwa Arek Ngalam, sebutan untuk pemuda Malang, yang patut diacungi jempol. Solidaritas mereka sangat tinggi, dan dapat dilihat dari rasa kepedulian terhadap sesama.

Terbukti belakangan ini warga Malang yang prihatin dengan para penumpang angkot yang terlantar, menawarkan diri sebagai Relawan.

Pelajar yang hendak pergi menuntut ilmu dan masyarakat luar kota yang akan mengunjungi kota Malang dapat meminta tolong mereka.

Imbas dari demo angkot yang terus berjalan membuat warga Malang mendirikan ‘Ojek Relawan’.

Ojek Relawan itu dibuat agar masyarakat, terutama para pelajar yang selama ini pergi menimba ilmu menggunakan angkutan umum tak lagi terlantar di jalanan.

Setelah disosialisasikan di jejaring social Facebook, kini jumlah relawan yang bersedia mengantarakan masyarakat ke tempat tujuan tanpa dibayar itu semakin banyak.

Salah satu pemuda anggota Ojek Relawan, menceritakan kisah senangnya menjadi seorang tukang ojek dadakan. Lewat akun Facebooknya, Roniii Hadii bercerita bahwa ada seorang pelajar yang diantarnya nampak ingin kembali diantar.

Nampaknya relawan dengan seorang pelajar yang diantarnya tersebut saling berkomunikasi. Hal itu terlihat dari chat mereka yang di screenshot dan diposting di grub Komunitas Peduli Malang. Pada saat itu pelajar yang usai diantaranya itu meminta relawan tersebut untuk kembali mengantarnya pulang.

Mas kalo angkot masih mogok dan gak ngrepotin bisa gak nanti antar aku lagi pas pulang sekolah mas?, Sama ibu katanya suruhminta antar semean (kamu) mas kalo bisa. Maaf,” chat pelajar tersebut yang ditujukan kepada relawan.

Screenshot percakapan yang diunggah di grub Peduli Malang

Pada postinganya tersebut, pria yang menjadi Ojek Relawan mengajak para pemuda yang masih menjoblo untuk turut andil menjadi relawan yang siap mengantar masyarakat Malang
selama demo angkot masih berjalan.

“Dan mungkin teko iki akeh jomblowan atau jomblowati sg terketuk hatine trus melok2 dadi relawan. Wkwk. (Dan mungkin dari sini banyak jomlowan dan jomblowati yang terketuk hatinya kemudian ikut menjadi relawan), wkwkw,” tulisnya.

Curhatan itu pun dibanjiri beragam komentar kocak oleh anggota grub Peduli Malang. Kini postingan tersebut telah mendapat 2,9 ribu like dan hamper 1500 komentar.

“Aku tak melok pisan, sopo reti nemu jodoh wakakakakakak,” tulis Ezza Dwie Susanti

“Ayo tak tunuti mbk….” timpal Iphan.

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here