Keren, Gerakan Menabung Air Kampung 3G Mulai ‘Racuni’ Kota Tangerang
Kampung 3G (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Pamor kampung Gelintung Go Green (3G) Kota Malang nampaknya sudah benar-benar mendunia. Karena secara berkala, kampung yang berada di Kecamatan Blimbing ini terus mendapat kujungan masyarakat internasional, dan kali ini Cameron Family.

Mereka datang untuk menggali ilmu di kampung konservasi pertama di dunia itu. Sekitar sepuluh orang sengaja datang untuk mencari tahu terkait perkembangan Kampung 3G yang sudah banyak dibicarakan di dunia internasional.

Perwakilan Cameron Family, keluarga asal Inggris, Keith Cameron menyampaikan, awal mula ketertarikannya pada Kampung 3G adalah ketika ia bertemu dengan penggagas kampung sekaligus ketua RW 23 Kampung 3G, Ir. Bambang Irianto belum lama ini di kediamannya yang berada di Ubud, Bali.

Dalam pertemuan itu, keduanya pun berbincang bersama dan belajar terkait hidroponik. Ketertarikan semakin besar dan Cameron Family yang sangat tertarik akan dunia konservasi air pun ingin melihat dan belajar langsung di Kampung 3G.

“Selain untuk berjalan-jalan, keluarga kami ke Kampung 3G juga untuk melakukan eksplorasi terkait hidroponik dan konservasi air,” katanya pada Wartawan, Selasa (19/9) di sela-sela kunjungannya ke Kampung 3G.

Baca Juga: Kampung 3G Dapat Bantuan Rp 50 Juta dari BUMN

Sebagai keluarga yang sangat tertarik dengan perkembangan dan inovasi penghijauan, ia pun berinisiatif untuk melakukan gerakan serupa di tempatnya tinggal. Selain itu juga ingin menularkan di tempat yang ia tinggali di Indonesia dalam beberapa saat.

“Anak saya saat ini juga tinggal di Batu dan menerapkan sistem hidroponik. Dengan belajar di 3G, saya rasa akan lebih berkembang,” terang Keith.

Lebih lanjut ia menerangkan, inovasi gerakan menabung air (water banking movement) yang diterapkan Kampung 3G juga memberi dampak positif. Terutama pada perubahan iklim, yang dirasa juga perlu diperhatikan oleh masyarakat di dunia.

“Gerakan menabung air ini sudah pasti akan berpengaruh pada perubahan iklim,” tambah Keith.

Sementara itu. Ketua RW 23 Kampung Gelintung Go Green (3G), Ir. Bambang Irianto menambahkan, sebagai penggagas, maka ia secara pribadi ataupun lembaga merasa harus mensosialisasikan inovasi tersebut. Karena menyelamatkan bumi tidak hanya bisa jika dilakukan di Kampung 3G saja.

Baca Juga  Guangzhou Akan Produksi Film Kampung 3G untuk Ditayangkan di China

“Dunia memiliki kewajiban yang sama untuk menyelamatkan bumi, tidak bisa jika hanya kampung 3G saja,” pungkas Bambang.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.