Inilah Kronologi Penyerangan Mahasiswa Timor Leste Oleh Preman
Korban Penyerangan Mahasiswa Timor Leste @MalangToday/Yoga

MALANGTODAY.NET – Dua pemuda dibacok saat makan di Kawasan Lowokwaru, Kota Malang, sedangkan seorang lagi diserang di depan toko modern di Jalan Soekarno-Hatta dalam waktu yang hampir bersamaan. Ketiganya atas nama Juju (22), Asilu (22) dan Kanizu (23), mahasiswa di Kota Malang asal Timor Leste.

Kejadian itu dialami Selasa (14/3) malam. Satu korban mengalami luka di bagian tangan hingga nyaris putus, sehingga harus menjalani operasi. Sementara dua lainnya mengalami luka masing-masing di bagian pelepis dan satu orang di kepala. Ketiganya juga mendapat jahitan di lengan dan punggung.

“Kami harus patungan, total biaya pengobatan ketiganya habis sekitar Rp 4 Juta,” kata Steven Bareto, selaku Koordinator Aksi saat mendatangi Polres Kota Malang, Jumat (18/3).

Jumat (18/3), puluhan mahasiswa mendatangi Polres Kota Malang menuntut penanganan kasus tersebut. Steven dan kawan-kawannya mendatangi Mapolres Kota Malang guna menuntut proses hukum atas tindakan tersebut. Mereka meminta agar pelaku pembacokan terhadap ketiga rekannnya diproses secara hukum.

Ano Conces, salah satu peserta aksi mengungkapkan kalau pelaku belum ditangkap, terutama pelaku utama yang melakukan penyerangan tehadap teman-temannya. Pihaknya merasa menjadi korban salah sasaran, karena pelaku mencari warga Ambon yang katanya makan tidak bayar saat makan di sebuah warung.

Pemilik warung diduga menyewa beberapa preman untuk mencari warga Ambon yang dimaksud, tetapi justru ketiga warga Timor Leste itu yang menjadi sasaran korban pembacokan. Saat kejadian banyak orang yang menyaksikan termasuk para perempuan, teman mereka.

Baca Juga, Penyerang Mahasiswa Timor Leste di Malang Sudah Teridentifikasi

“Pemilik warung sempat tanya, mencari orang Ambon bernama William. Selasa, tahu-tahu pemilik warung membawa preman banyak. Tidak tanya baik-baik tapi langsung membacok,” ungkap Steven.

Beberapa waktu lalu, pihaknya merasa sudah melaporkan kasus tersebut dan bermaksud mempertanyakan perkembangannya, karena merasa telah memberikan informasi lengkap kepada penyidik. (Dar)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here