Jembatan Kaca Kota Malang @malangtoday
Jembatan Kaca Kota Malang @malangtoday

MALANGTODAY.NET – Jembatan kaca pertama di Indonesia yaitu Jembatan Kaca Ngalam Indonesia saat ini ramai diperbincangkan publik. Karena selain memiliki desain yang cantik dan menarik perhatian banyak wisatawan, jembatan itu juga masih banyak dipertanyakan keamanannya.

BACA JUGA: Ini Loh Jembatan Kaca Pertama di Indonesia Ada di Kota Malang

Jembatan yang menghubungkan Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi ini tentu menarik untuk diulas. Berikut tujuh fakta tentang jembatan yang baru saja diresmikan itu.

  1. Sebagai Jembatan Kaca Pertama di Indonesia
Jembatan Kaca Kampung Warna Warni Kota Malang Siap Untuk Dilintasi (pipit Anggraeni)
Jembatan Kaca Kampung Warna Warni Kota Malang dalam proses pembangung (pipit Anggraeni)

Jembatan yang diresmikan oleh Wali Kota Malang, M. Anton pada Senin (9/10) itu merupakan yang pertama di Indonesia. Pasalnya, sampai sekarang Indonesia belum memiliki jembatan serupa yang sebagian besar terbuat dari kaca.

  1. ‎Pembangunan Kaca Terinspirasi Oleh Jembatan Kaca di Tiongkok
Ini Loh Jembatan Kaca Pertama di Indonesia Ada di Kota Malang
Wisatawan dengan sangat antusias menikmati perjalanan di Jembatan Kaca Ngalam Indonesia saat dibuka pertama kali (pipit Anggraeni)

Saat pertama kali direncanakan untuk dibanguan, Walikota Malang, M. Anton menyampaikan bajwa pembangunan jembatan tersebut terinspirasi oleh jembatan kaca yang ada di Tiongkok, tepatnya di Zhangjiajie Grand Canyon.

  1. ‎Di Bangun di Atas Sungai Brantas
Proses Pembangunan Jembatan Kaca Penghubung Kampung Warna Warni Dan Kampung 3d (pipit
Proses pembangunan jembatan kaca penghubung Kampung Warna-Warni dan Kampung 3D yang berada di atas Sungai Brantas (Pipit)

Jembatan yang kini menjadi kebanggaan masyarakat di Kota Malang itu di bangun di atas sungai Brantas. Panjang jembatan yang menghubungkan Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi ini adalah 25 meter dengan ketinggian 427 meter di atas permukaan laut atau sembilan meter di atas permukaan tanah Sungai Brantas. Sementara lebar jembatan adalah 1,25 meter dan dapat dilalui untuk dua orang yang berpapasan. Sedangkan maksimal orang yang bisa melintas secara bersamaan hanya 50 orang saja.

  1. ‎Menelan Dana Rp 1,2 Miliar
Nyeberang di Atas Jembatan Kaca, Saatnya Pacu Adrenalin Kalian Guys
Keindahan Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi dilihat dari atas Jembatan Kaca Ngalam Indonesia (Pipit Anggraeni)

Pembangunan Jembatan Kaca Ngalam Indonesia itu menelan dana sebesar Rp 1,2 Miliar. Dana tersebut merupakan program CSR yang dilakukan dengan PT Indana Paint, perusahaan cat di Kota Malang yang sebelumnya membangun kampung warna-warni dan kampung Tridi.

  1. ‎Dibangun Atas Inisiatif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
Jembatan Kaca @malangtoday
Jembatan Kaca @malangtoday

Sama halnya dengan perencanaan pembangunan kampung tematik, yaitu Kampung Warna-Warni, pembangunan jembatan kaca tersebut mulanya juga merupakan inisiatif dari para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.

  1. ‎Lokasi Jembatan Dulu Kampung Kumuh
Jembatan Kaca Kampung Warna Warni (2)
Jembatan Kaca Kampung Warna Warni-Tridi @pipit

Sebelum dikenal publik sebagai kawasan wisata yang kece, kawasan berdirinya Jembatan Kaca Ngalam Indonesia itu merupakan kawasan yang sangat kumuh. Ratusan kepala keluarga tinggal di kawasan yang berada di sepanjang aliran Sungai Brantas.

  1. ‎Sempat Mendapat Peringatan Dari Jasa Tirta
Jembatan Kaca Di Kota Malang @malangtoday
Jembatan Kaca Di Kota Malang @malangtoday

Di hari pertama peresmiannya, Jembatan Kaca Ngalam Indonesia ini sempat mendapat peringatan dari Jasa Tirta. Di mana pemerintah diminta untuk memperhatikan akses keamanan dan kenyamanan dari para wisatawan yang akan menggunakan jembatan tersebut. Salah satunya dengan memasang batas ketinggian air untuk mengantisipasi banjir.

BACA JUGA: Nyeberang di Atas Jembatan Kaca, Saatnya Pacu Adrenalin Kalian Guys

(pit/zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here