Ilustrasi penganiayaan terhadap profesi wartawan @kabar5.com

MALANGTODAY.NET – Peristiwa penganiayaan wartawan yang terjadi terhadap juru warta di Stadion Jember Sport Garden, Rabu (4/7) kemarin, mendapat kecaman dari PWI Malang.

Kamis (5/7) siang, organisasi profesi wartawan yang diketuai oleh Ariful Huda ini mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut :

Baca Juga: Ini Dia 7 Klub Paling Banyak Mengirim Pemain ke Piala Dunia Sepanjang Sejarah

1.Prihatin terhadap peristiwa kekerasan yang menimpa wartawan saat menjalankan tugas.

2.Mendesak pihak yang bertanggungjawab untuk menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

3.Mendorong aparat kepolisian menindaklanjuti laporan wartawan yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

4.Mendesak Denpom TNI mengusut tuntas kejadian tersebut untuk mendapatkan kepastian keterlibatan oknum TNI.

5.Mendesak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberi sanksi tegas kepada klub atau pemain yang terlibat dalam kekerasan yang menimpa wartawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTODAY.net, kejadian penganiayaan ini menimpa wartawan beritajatim.com atas nama Oryza Ardiansyah Wirawan.

Penganiayaan itu bermula seusai pertandingan lanjutan Liga 3 antara Persid Jember melawan Sindo Dharaka yang berakhir imbangdengan skor  1-1.

Baca Juga: Berkat Via Vallen, Klip Soundtrack Asian Games 2018 Sudah Ditonton Hampir 5 Juta Orang

Diduga tidak puas atas kepemimpinan wasit, pemain Sindo Dharaka tiba – tiba bertindak reaktif dengan mengerumuni wasit. Pada saat bersamaan, Oryza melakukan kerja jurnalistiknya dengan mengabadikan momen tersebut. Namun naas, ponsel yang digunakan wartawan media online itu tiba – tiba diambil dan foto hasil jepretan Oryza diminta untuk dihapus.

Tidak hanya itu. Berdasarkan rekaman video amatir penonton di atas tribun, Oryza nampak dianiaya pria berpakaian loreng dengan dipukuli dan tubuhnya diinjak. Saat ini, Oryza tengah menjalani perawatan di RS Jember Klinik untuk memulihkan kondisi fisik dan trauma psikis akibat penganiayaan yang telah dideritanya.


Reporter : Rahmat Mashudi Prayoga
Editor    : Swara Mardika

Loading...