Informasi Geospasial Desa se-Indonesia Akan Segera Dirampungkan
Kegiatan pembahasan informasi geospasial di Kota Malang @Yoga/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Seluruh desa di Indonesia ditargetkan sudah memiliki peta secara akurat pada tahun 2020. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPR RI Komisi VII, Totok Daryanto saat ditemui awak media di Savana Hotel & Convention, Jumat (14/9).

“Di 2020 seluruh desa di Indonesia sudah dibuat petanya secara akurat, dan satu-satunya peta yang diakui oleh UU adalah peta yang dikeluarkan oleh Badan Informasi Geospasial,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Spesialis Pecah Kaca Dibekuk, Seorang Pelaku Buron

Totok menjelaskan bahwa 46% dari seluruh desa yang ada di Indonesia telah selesai dipetakan.

“UU dibuat tahun 2011, lalu penataan lembaga 1-2 tahun. Luar biasa di tahun 2018, 46% desa sudah diselesaikan,” ucapnya.

Terkait informasi geospasial desa, batas desa hingga informasi tentang ruang, itu menjadi sangat penting.

“Jadi nanti tidak ada masalah lagi. Kalau desa mau mengembangkan badan usaha desa, mau kerjasama antar desa, mau buat perkebunan atau industri pertanian yang maju,” tutur Totok.

Hal senada juga diungkapkan oleh Inspektur Badan Informasi Geospasial (BIG), Sugeng Prijadi, kepada awak media di kesempatan yang sama.

“Peta-peta dulu yang keluar dari Kementerian dan Lembaga, itu coba kita integrasikan dengan peta rupa bumi kita. Akhirnya yang kelihatan tumpang tindih harus segera diselesaikan,” ucap Sugeng.

Baca Juga: Demo, HMI Unisma Sampaikan Lima Tuntutan untuk Pemerintahan Jokowi

Selain itu, Sugeng juga menjelaskan bahwa perbedaan pada peta-peta Indonesia sebelumnya dikarenakan referensi yang berbeda-beda. Namun, sekarang hanya satu referensi yang digunakan, yakni peta rupa bumi yang juga meliputi penskalaan, sistem proyeksi hingga referensi datum.

“Kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan bahwa adanya informasi geospasial betul-betul sangat penting dalam perencanaan pembangunan,” pungkasnya.


Reporter : Rosita Shahnaz
Editor : Raka Iskandar