Ibu-Ibu Pedagang Datangi Kediaman Pribadi Walikota Malang, Ada Apa?
Ibu-ibu pedagang Pasar Merjosari datangi rumah Abah Anton @Istimewa

 

MALANGTODAY.NET – Puluhan ibu-ibu pedagang Pasar Merjosari pagi tadi mendatangi kediaman pribadi Walikota Malang, Moch. Anton. Kedatangan mereka tersebut tidak lain adalah menuntut agar segera dihentikan proses pembongkaran di penampungan sementara, Pasar Merjosari.

Sekretaris Perwakilan Pedagang Pasar Merjosari (P3D), Alfan mengatakan, selain menuntut dihentikannya pembongkaran. Pedagang juga menuntut kepastian dari hasil pertemuan dengan pihak Dinas Perdagangan dan Polresta sebelumnya.

“Kami meminta agar proses pembongkaran benar-benar dihentikan,” jelasnya.

Terpisah, Walikota Malang, M. Anton menambahkan, dengan tuntutan itu, pemerintah meminta agar pedagang tetap mematuhi peraturan yang telah dibuat. Karena apabila digunakan sebagai pasar tetap, akan sangat tidak memungkinkan.

Sebab, lanjutnya, sebagaimana tata kota, area Pasar Merjosari tersebut merupakan lahan pemukiman yang harus dikembalikan pada fungsinya semula. Selain itu, sesuai kesepakatan, Pasar Merjosari merupakan penampungan sementara.

“Dan tuntutan selanjutnya terkait harga lapak, yang juga kami tegaskan pada pihak investor agar lebih menekannya,” urai pria yang akrab disapa Abah itu.

Berdasarkan penemuan dilapangan, menurutnya saat ini harga lapak memang melambung sangat tinggi. Hal itu dikarenakan ada pihak ke tiga. Jika seperti itu, menurutnya pedagang yang akan merasa terbebani.

“Kalau membayar dengan cara menyicil atau lain sebagainya, sistemnya seperti apa saya kurang tahu,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here