Pajak Air Dan Tanah, Pendapatan Terendah di Kota Malang
Ilustrasi Pelayanan Pajak Daerah@MalangTODAY/ Pipit Anggraeni

MALANGTODAY.NET – Program tax amnesty atau pengampunan pajak yang digelontorkan sejak Juni 2016 ternyata belum mampu menyentuh wajib pajak (WP) secara maksimal. Karena sampai sekarang, tidak lebih dari empat persen WP saja yang memanfaatkan program tersebut.

Kepala Kantor DJP Jawa Timur III, Rudy Gunawan Bastari menyebutkan, sedikitnya partisipan yang memanfaatkan program ini kemungkinan dilatarbelakangi oleh beberapa hal.

Di antaranya mungkin memang belum tersentuhnya oleh sosialisasi yang telah dilakukan, atau para WP memang merasa sudah benar dalam melaporkan setiap SPT yang disampaikan.

“Mungkin saja ada yang tidak mempedulikannya, ini yang sangat ditakutkan,” terangnya sembari tersenyum.

Selain itu, lanjutnya, karakteristik WP di DJP Jatim III Malang ini kebanyakan selalu memanfaatkan program pengampunan jelang batas deadline. Sehingga ia mengimbau agar para WP untuk memanfaatkannya secepatnya.

“Nanti kalau batas deadline, pasti ada penumpukan. Jadi kami berharap WP bisa segera memanfaatkannya, meskipun layanan pada 31 Maret nanti akan dibuka mulai pukul
08.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB,” tambah Gunawan.

Menurutnya, sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan saat ini, DJP Jatim III berhasil menghimpun penerimaan uang tebusan sebesar Rp 1,99 Triliun, dengan jumlah Surat Pernyataan Harta (SPH) sebanyak 29.055. Sementara untuk nilai harta yang dideklarasikan di dalam negeri mencapai Rp 88,52 Triliun, deklarasi luar negeri Rpb10,86 Triliun, dan Repatriasi mencapai Rp 1,42 Triliun.

“Penerimaan itu pun secara otomatis mempengaruhi penerimaan pajak di Kanwil DJP Jatim III, yang sampai detik ini mencapai Rp 26,09Teiliun, atau mencapai 9,12 persen dari target penerimaan pajak 2017,” jelas pria ramah ini.(ags)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here