Siap-siap! Malam Ini Ada Hujan Meteor Geminid di Indonesia
Hujan Meteor Geminid @ Asim Patel/Wikimedia Commons

MALANGTODAY.NET – Fenomena langit malam hari memang tiada hentinya membuat takjub manusia di Bumi. Misal, untuk fenomena langka seperti Gerhana Matahari pada 9 Maret 2016 silam. fenomena tersebut  menyita banyak perhatian masayrakat Indonesia bahkan luar negeri.

Lalu, selain fenomena langka seperti Gerhana Matahari , setiap bulannya bahkan setiap hari ada loh fenomena langit yang bisa kita saksikan. Apalagi jika menyaksikannya secara ramai-ramai, sangat seru!

Yuk, kita lihat ada fenomena langit apa saja di Mei 2019 ini dilansir dari akun Instagram @bosschaobservatory. Sebagai catatan, jika di sini dituliskan kata bulan maka artinya adalah bulan dalam kalender seperti Januari, Februari, dan lain-lain. Jika tertulis Bulan dengan diawali huruf kapital maka artinya adalah Bulan alias benda langit satelit Bumi.

2 MeiKonjungsi Bulan dan Venus

Awal bulan Mei 2019 diawali dengan fenomena konjungsi. Mudahnya, konjungsi adalah peristiwa dimana posisi dua atau tiga benda langit nampak berdekatan, bahkan berada di satu posisi yang sama.

Di hari-hari selanjutnya, akan ada beberapa kali konjungsi, hanya saja benda langitnya berbeda. Misalnya di tanggal 2 Mei ada Konjungsi Bulan dan Venus. Artinya, posisi Bulan dan Venus akan nampak berdekatan.

Kalaupun kamu kesulitan menemukan yang mana Venus, carilah Bulan. Di sekitar Bulan, pasti ada satu titik terang yang tidak berkedip, itulah Venus.

3 Mei – Konjungsi Bulan, Venus, dan Merkurius 

Konjungsi ini bisa dilihat sekitar pukul 04.30 WIB hingga Matahari terbit di arah timur.

5 Mei – Bulan baru

Setiap ada Bulan baru pasti akan sangat familiar dengan bulan Ramadan. Sebab, Bulan baru memiliki arti pergantian bulan. Masyarakat umumnya lebih mengenal dengan istilah hilal. Hilal alias Bulan muda inilah yang dicari oleh para umat Islam untuk menentukan waktu masuknya Ramadan.

Dilansir dari Kafe Astronomi, pada tanggal 5 Mei, fase Bulan baru terjadi pukul 05.45 WIB. Sementara itu, hilal pada sore harinya sudah berada pada ketinggian sekitar 5 derajat.

6 Mei – Puncak hujan meteor hujan meteor Eta Aquarid 

Selanjutnya, ada hujan meteor! Intensitasnya juga lumayan banyak Zens, 60 meteor per jam! Tapi kalau posisi kamu ada di Kota Malang, kami pesimis kamu bisa melihat 60 meteor per jam.

Alasannya apa? Karena Kota Malang tidak cukup gelap untuk menikmati hujan meteor. Kalau ingin lihat secara maksimal, MalangTODAY sarankan kamu melipir ke daerah kabupaten seperti Cangar. Waktu pengamatannya yakni mulai sekitar pukul  01.00 WIB dini hari hingga subuh.

8 Mei – Konjungsi Bulan dan Mars Konjungsi Merkurius dan Uranus

Fenomena ini terjadi dari ketika Matahari terbenam hingga sekitar pukul 20.23 WIB. Caranya masih sama, cari Bulan terlebih dahulu. Kemudian temukan Mars yang warnanya sedikit merah keoranyean.

12 Mei – Bulan separuh awal

19 Mei – Bulan Purnama

20 Mei – Konjungsi Bulan dan Jupiter

Fenomena ini terjadi mulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga Matahari terbit.

23 Mei Konjungsi Bulan dan Saturnus

Fenomena ini terjadi mulai sekitar pukul 20.42 WIB hingga Matahari terbit.

Bagaimana, sudah siapkah kamu menyambut fenomena langit selama Ramadan ini? (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.