Dispora Kota Malang Lestarikan Budaya Lewat Lomba Olahraga Tradisional
Lomba olahraga tradisional@Rosita Shahnaz/MalangTODAY

MALANGTODAY. NET – Di era serba digital sekarang ini, permainan tradisional makin ditinggalkan. Terlebih membanjirnya permainan modern, termasuk berbagai game bergenre Multiplayer Online Battle Arena alias MOBA, semakin membuat generasi muda terlena dan melupakan berbagai maanfaat yang terkadung dalam permainan tradisional.

Berbagai cara pun tengah dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang sudah menjadi aset kebudayaan bangsa. Termasuk apa yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Olahraga (Dispora) Kota Malang dengan menggelar kembali event tahunan Lomba Olahraga Tradisional, Sabtu (4/8/2018).

Baca Juga: 5 Tempat Pesugihan Paling Populer di Jawa

Plt Kabid Pemberdayaan Olahraga Dispora Kota Malang, Samsul Huda menjelaskan kegiatan yang mengambil tempat di Lapangan Taman Gayam ini bertujuan untuk membumikan kembali permainan tradisional.

“Semoga kegiatan ini bisa melestarikan kebudayaan permainan zaman dulu sehingga tidak tergerus oleh teknologi saja. Dengan permainan tradisional seperti ini tiap individu bisa lebih bersosialisasi, tidak hanya main HP saja,” tutur Samsul.

Selain menjadi ajang tahunan, Lomba Olahraga Tradisional juga sebagai program menjaringan atlet-atlet lomba tradisional untuk diikutkan dalam ajang-ajang bergengsi ke depan.

Baca Juga: Peradi Malang Raya Imbau Anggotanya Manfaatkan E-Court

“Lomba ini dalam rangka menyeleksi atlet lomba tradisional yang akan kami persiapkan untuk mengikuti lomba ditingkat propinsi, nasional dan internasional mewakili Kota Malang,” imbuhnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh kelurahan di Kota Malang. Turut hadir Sekretaris Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang. Sedangkan untuk jenis permainan tradisional yang dilombakan ada hadang, dagongan, terompah panjang,  sumpitan, egrang dan masih banyak lagi tentunya.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika